Berita Viral
Polisi Didesak Tangkap Bandar Sabu yang Baraknya Digerebek Emak-emak, DPRD: Bongkar Hingga Akarnya
anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara, yang menjadikan kasus peredaran narkoba di Sumut menjadi atensi.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polisi didesak tangkap bandar sabu yang baraknya digerebek emak-emak.
Diberitakan sebelumnya jagat maya dihebohkan dengan adanya video viral yang menunjukkan penggerebekan barak narkoba di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara.
Dalam video itu, seorang emak-emak membongkar lapak peredaran narkoba di Kampung Baru, Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu ini.
Baca juga: Dusun 8 Sungai Kepayang Belum Merdeka, Tak Rasakan Infrastruktur dan Listrik
Diduga lapak tersebut dikuasi oleh Pasangan Sumuami Istri (Pasutri) berinisial U dan K.
Yang menariknya, aksi penggerebekan ini bukan dilakukan oleh personel kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN).
Melainkan oleh seorang emak-emak warga sekitar yang sudah resah dengan peredaran narkoba di kampungnya, bahkan bandar turut menyediakan lapak (barak) untuk mengonsumsi sabu.
Baca juga: Puluhan Orang Demo PN Medan saat Faisal Hasrimy Jadi Saksi Korupsi Smartboard Langkat
Aksi berani emak-emak yang menggerebek barak narkoba yang juga sekaligus direkamnya dengan menggunakan kamera ponselnya, menjadi perhatian semua kalangan.
Tak terkecuali oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara, yang menjadikan kasus peredaran narkoba di Sumut menjadi atensi.
Seperti yang diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga, dimana ia mendesak kepada Kapolres Labuhanbatu untuk memberikan atensi keresahan masyarakat ini.
Baca juga: Puluhan Orang Demo PN Medan saat Faisal Hasrimy Jadi Saksi Korupsi Smartboard Langkat
Meskipun kemarin pihak Polres Labuhanbatu sudah melakukan tindakan dengan membakar lapak yang digrebek oleh emak-emak itu, dirinya menganggap hal tersebut belum cukup.
"Yang paling penting adalah menangkap bandar dan membongkar jaringan peredaran narkoba hingga ke akarnya," ujar Ihwan, Jumat (26/6/2026).
Dikatakan politisi Partai Gerindra itu, keberhasilan pemberantasan Narkoba tidak dapat diukur hanya dari dibakarnya bangunan yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan Narkotika.
"Aparat penegak hukum harus menangkap bandar narkoba yang ada di video viral emak-emak yang menggerebek sarang narkoba itu. Jangan hanya membakar baraknya saja, tapi bandarnya tidak ditangkap. Ini sama saja dengan pembiaran," ucapnya.
Diketahui, pengrebekan oleh emak-emak ini terjadi pada Rabu (24/6/2026) kemarin.
Dari video yang viral, emak-emak itu bergerak seorang diri langsung menggeruduk lapak yang digunakan untuk mengonsumsi narkoba jenis sabu ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Terlihat-seorang-pria-diduga-sedang-hisap-Sabu-sabu.jpg)