Berita Viral
Tak Ada Lagi Biaya Masuk, Pengunjung Sidebuk-debuk Cukup Bayar Retribusi Sampah dan Parkir
Hal itu dilakukan untuk mengatasi pungutan liar (pungli) yang kerap terjadi di Pemandian air panas tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tak ada lagi biaya masuk, pengunjung Sidebuk-debuk cukup bayar retribusi sampah dan parkir.
Hal ini dilakukan demi mengatasi masalah pungutan liar (pungli).
Diketahui, wisatawan berkali-kali mengeluhkan pungli di pemandian air panas Sidebuk-debuk di Desa Daulu dan Semangat Gunung.
Baca juga: KEJARI Pematangsiantar Temukan Dugaan Tindak Pidana Terkait Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19
Bupati Karo Antonius Ginting kini memastikan akan menghapus retribusi masuk untuk wisatawan yang datang ke tempat wisata tersebut.
Keputusan itu dibahasnya saat pertemuan dengan Gubernur Sumut Bobby Nasution di Pemprov, Senin (22/6/2026).
"Tadi dengan pak Gub kami memutuskan Pengelolaan destinasi wisata air panas Sidebuk-debuk, Semangat Gunung, ke depan diakses tanpa pungutan retribusi," jelasnya saat diwawancara, Senin (22/6/2026).
Baca juga: SOSOK Richard Napitupulu Rektor Nommensen Diteriaki Mahasiwa Diduga Bareng DPRD Saat Mahasiswa Demo
Untuk mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari area wisata, kata Antonius dikutip dari pajak pemilik destinasi wisata.
"Ke depan dilaksanakan pendapatan asli daerah atau PAD diperoleh dari pajak hotel, pajak penginapan dan sejenisnya, pajak restoran hiburan dan pajak reklame," jelasnya.
Dikatakannya, yang dibebankan ke pengunjung, lanjutnya hanya untuk retribusi sampah dan parkir.
"Pengunjung hanya dibebankan Retribusi sampah dan parkir. Kita sudah sepakat (dengan pak gub) tinggal buat aturan tertulis dengan masyarakat," ucapnya.
Dikatakannya, untuk menghindari Pungli, pihaknya juga berencana akan melakukan pembangunan dua arah akses jalan menuju Sidebuk-debuk.
"Jadi ke depan, tidak lagi akses masuk dari Simpang Daulu. Sehingga ke depan. Wisatawan yang datang dari Medan, masuk dari daerah perbatasan Deliserdang-karo. Sementara kalau dari Aceh-Simalungun masuk ke jalan Jarak Muda langsung menuju Sidebuk-debuk," ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, ia juga akan memberikan lapangan pekerjaan untuk warga setempat sehingga memiliki pendapatan tetap.
Baca juga: PILU Ester Hasibuan, 3 Tahun Menabung Demi Beli Cash, Motornya Malah Dicuri Maling: Baru Bayar Pajak
"Tentu secara konvensional akan dilakukan komunikasi musyawarah. Mungkin yang bisa kita rancang adalah mereka diberikan pekerjaan sehingga mereka punya pendapatan tetap," ucapnya.
Ia juga akan melakukan perbaikan jalan dua jalur baru yang akan dibuka untuk akses ke Sidebuk-debuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bupati-Karo-Antonius-Ginting-saat-diwawancarai-di-Kantor-Gubernur-Sumut-Senin11.jpg)