Makan Bergizi Gratis
Anggaran BGN Sudah Habis Rp75 Triliun hingga April, Menkeu Purbaya: Jangan Menyalahkan MBG Lagi!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Purbaya meminta publik tidak menyalahkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bahkan di media sosial (medsos), kritik hingga hujatan terhadap BGN yang mengelola program MBG bergulir sangat kencang.
BGN dianggap menghambur-hamburkan uang negara yang notabene berasal juga dari keringat rakyat lewat pajak yang dipungut oleh pemerintah.
Beberapa alokasi anggaran yang jadi polemik di publik, antara lain:
- Motor listrik merek Emmo sebanyak 21.800 unit senilai Rp 1,21 triliun. Harga per unit berkisar Rp42 juta hingga Rp49,9 juta.
Awalnya Kepala BGN Dadan Hindrayana mengatakan, motor listrik ini untuk kepala SPPG. Belakangan, BGN bilang motor listrik itu untuk operasional SPPG menjangkau daerah pelosok.
- Alat Makan dan Perlengkapan Dapur: Pagu untuk pengadaan alat makan di 315 lokasi SPPG dilaporkan Rp89,32 miliar, dengan realisasi Rp68,94 miliar.
- Perangkat Elektronik dan IT: BGN membantah pembelian 32.000 unit laptop, dan menyebut hanya membeli sekitar 5.000 unit sepanjang 2025.
Dalam pengadaan ini, publik menyoroti kejanggalan pembelian tablet Samsung Galaxy Tab Active5 oleh BGN. Harga per unit di e-katalog tercatat Rp17,93 juta, sedangkan harga pasaran cuma sekitar Rp9 juta.
- Jasa EO dan Event: BGN menghamburkan uang Rp 113 miliar untuk membayar jasa event organizer (EO).
- Kaos Kaki: Alokasi anggaran untuk pengadaan kaos kai mencapai 6,9 miliar.
Selain itu, BGN juga membaut kebijakan kontroversi terkait SPPG yang terkena sanksi pemberhentian sementara masih diberikan insentif Rp 6 juta per hari. Kebijakan ini terus menjadi kritikan keras dari publik sampai saat ini. (*/tribunmedan.com)
Sebagian artikel ini sudah tayang di Kompas.com
| Nasihat Pigai Saat Jenguk Siswa Keracunan MBG, 'Sekolah yang Rajin Supaya Jadi Menteri Seperti Saya' |
|
|---|
| Tanggapan BGN Setelah Ratusan Siswa dari 12 Sekolah Keracunan MBG di Surabaya |
|
|---|
| 500 Siswa Keracunan MBG di Klaten, SPPG Ditutup Sementara, Ditemukan Bakteri Bacillus SP dan E Coli |
|
|---|
| Ratusan Siswa SD di Jakarta Timur Diduga Keracunan Usai Santap Pangsit Tahu MBG |
|
|---|
| Prabowo Sebut Banyak Negara Lain Belajar MBG di RI, Klaim Kopdes Merah Putih Jadi Sejarah di Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Menkeu-Purbaya-Yudhi-Sadewa-4.jpg)