Berita Viral

BNN Tanggapi Lagu Siti Mawarni Berhubungan dengan Operasi Narkoba di Labuhanbatu

Lembaga tersebut mengaku merespons fenomena itu dengan menggelar operasi pemberantasan narkotika di Labuhanbatu Utara

Tayang:
Youtube
LAGU VIRAL- Sebuah lagu berjudul Siti Mwarni Ya Incek viral di media sosial. 
Ringkasan Berita:- BNN mengaku merespons fenomena itu dengan menggelar operasi pemberantasan narkotika di Labuhanbatu Utara pada 13 Mei 2026. 
operasi tersebut berkaitan dengan keresahan masyarakat yang muncul setelah lagu itu ramai diperbincangkan. 
Lagu Siti Mawarni sebelumnya viral di media sosial karena memuat lirik yang menyinggung maraknya peredaran narkotika di Sumatera Utara.

 

TRIBUN-MEDAN.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menanggapi lagu satire berjudul "Siti Mawarni" di media sosial ternyata ikut menarik perhatian.

Lembaga tersebut mengaku merespons fenomena itu dengan menggelar operasi pemberantasan narkotika di Labuhanbatu Utara pada 13 Mei 2026. 

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pemberantasan BNN Roy Hardi Siahaan mengatakan, operasi tersebut berkaitan dengan keresahan masyarakat yang muncul setelah lagu itu ramai diperbincangkan. 

"Kemudian Operasi Saber yang ini korelasinya dengan fenomena yang terjadi dengan lagu Siti Mawarni yang Labuhan Batu, kami BNN RI melakukan operasi yaitu pada tanggal 13 Mei 2026," ujar Roy di Kantor BNN, Cawang, Selasa (19/5/2026). 

Baca juga: DUDUK Perkara Pengantin di Garut Ditangkap Polisi Saat Akad, Ternyata Maling Motor H-2 Nikahannya

KREATOR DIGITAL- Amin Wahyudi Harahap adalah warga Kabupaten Labuhanbatu, SUmatera Utara yang merupakan kreator digital pencipta lagu Siti Mawarni.
KREATOR DIGITAL- Amin Wahyudi Harahap adalah warga Kabupaten Labuhanbatu, SUmatera Utara yang merupakan kreator digital pencipta lagu Siti Mawarni. (Facebook Amin Wahyudi Harahap)

Lagu Siti Mawarni sebelumnya viral di media sosial karena memuat lirik yang menyinggung maraknya peredaran narkotika di Sumatera Utara.

Salah satu penggalan liriknya berbunyi, “Siti-siti Mawarni ya incek anak Labuhanbatu, kalau ada orang nyabu ya Allah cepat kasih azabnya, sabu banyak di Sumut ya Allah, bandar sabu kaya semua.” 

Roy menjelaskan, dalam operasi di Labuhanbatu Utara itu, petugas melakukan penyelidikan terhadap aktivitas jaringan peredaran narkotika yang diduga beroperasi di wilayah tersebut.

Dari operasi tersebut, BNN menetapkan satu tersangka. Namun, salah satu orang yang sempat diamankan sebelumnya dinyatakan tidak terkait kasus tersebut setelah melalui proses identifikasi.

Baca juga: INI Pernyataan TNI soal Ledakan Bom dari Drone di Halaman Gereja Katolik St Paulus Intan Jaya Papua

"Kami berhasil menetapkan satu tersangka walaupun kami berhasil membawa salah satu pelakunya yang kemudian kami identifikasi ternyata tidak ada hubungannya," kata Roy. 

Dari hasil pengembangan, penyidik kemudian mengidentifikasi satu nama lain berinisial WW yang diduga terkait tindak pidana asal serta tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

"Tetapi dari satu pelaku tersebut kami menentukan satu pelaku lain berinisial WW yang korelasinya dengan tindak pidana asal bahkan tindak pidana pencucian uang," ungkap Roy. 

Menurut Roy, WW kini telah masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus narkotika sekaligus TPPU. 

Selain menetapkan tersangka, BNN juga menyita barang bukti berupa paket sabu siap edar dengan total berat 0,90 gram.

Baca juga: Sempat Tak Stabil, Pemprov Sumut Pastikan Harga dan Distribusi Minyakita Kembali Aman

Roy mengatakan, hasil penyelidikan menunjukkan adanya pola pembagian peran dalam jaringan tersebut, mulai dari pengendali hingga penjaga lapak. 

"Petugas juga menyita paket sabu siap edar dengan total berat 0,90 gram. Hasil penyelidikan menunjukkan adanya sistem pembagian peran antara pengendali dan penjaga lapak dalam menjalankan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut," jelas dia. 

BNN menilai pengungkapan kasus ini menjadi salah satu bentuk respons cepat terhadap keresahan masyarakat sekaligus penegasan komitmen lembaga dalam memberantas peredaran narkotika.

"Pengungkapan kasus tersebut menjadi salah satu bentuk respons cepat BNN terhadap keresahan masyarakat sekaligus komitmen dalam menjaga lingkungan dari ancaman peredaran gelap narkotika," kata Roy.

(tribun-medan.com)

Sumber: kompas.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved