Berita Viral
Nasib Sertu MRR Oknum TNI Tembak Mati Pratu Ferischal Sampai Tewas Gegara Senggolan Saat Joget
Beginilah nasib Sertu MRR oknum TNI yang tembak mati rekan sesama TNI Pratu Ferischal gegara senggolan saat joget di Cafe Palembang saat dini hari
TRIBUN-MEDAN.COM – Beginilah nasib Sertu MRR oknum TNI yang tembak mati rekan sesama TNI Pratu Ferischal.
Adapun TNI tembak TNI yakni Sertu MRR dan korban Pratu Ferischal di Palembang menjadi sorotan publik.
Permasalahan ini dipicu selisih paham antara Pratu Ferischal yang bersenggolan dengan Sertu MRR saat berjoget menikmati hiburan di Cafe, Resto, Bar, And Live Music Panhead, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Kini Sertu MRR yang sudah menembak Pratu Ferischal alias Pratu F akan diproses sesuai dengan aturan.
Hal ini dipastikan Kodam II/Sriwijaya yang memastikan proses hukum terhadap Sertu MRR.
Kasus ini sedang diproses oleh Denpom II/4 Palembang dan masuk tahap penyidikan.
Sesegera mungkin berkas perkara MRR dilimpahkan ke Otmil I-05 Palembang.
Baca juga: SOSOK Calvin Dores Anak Penyanyi Era 80-an Nekat Jual Matanya Demi Biaya Hidup
Sedangkan perkara DS akan dilimpahkan ke Polrestabes Palembang.
Diketahui DS adalah warga sipil yang menyembunyikan barang bukti senpi rakitan, barang bukti itu ditemukan penyidik Denpom II/4 di rumahnya.
"Kodam II/Sriwijaya menegaskan komitmen untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum prajurit sesuai prosedur yang berlaku.
Saat ini perkara tersangka MRR sedang didalami oleh Denpom II/4 Palembang dan masuk tahap penyidikan," ujar Kapendam II/Sriwijaya, Letkol Inf Yordania saat dijumpai wartawan, Minggu (17/5/2026).
Dalam penanganan kasus ini, Denpom II/4 Palembang memeriksa 21 saksi, mengamankan rekaman CCTV, serta berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk autopsi.
Hasil autopsi menunjukkan penyebab kematian korban adalah luka tembak di perut kanan bawah yang menembus hati dan paru lobus kiri hingga mengakibatkan perdarahan berat.
Baca juga: AKP Bonar Hutapea Ngaku Pakai Sabu Untuk Pribadi Tapi BB Banyak, Kombes Romylus: Kita Tidak Percaya
Kapendam menegaskan prajurit yang terlibat pelanggaran akan ditindak tegas sesuai prosedur yang berlaku dan setiap anggota harus siap menerima konsekuensi atas perbuatannya.
"Aturannya jelas, seluruh prajurit yang melanggar akan ditindak tegas sesuai prosedur yang berlaku. Setiap anggota juga harus siap menerima konsekuensi," tutupnya.
Tersangka Sertu MRR berhasil diamankan saat berada di area parkir RS Bhayangkara, sedangkan DS diamankan di rumahnya.
Dari hasil penyelidikan sementara motif penembakan itu terjadi lantaran selisih paham dan cekcok yang menyebabkan perkelahian berujung penembakan.
"Motifnya selisih paham. Tidak saling kenal (tersangka dengan korban), kalau saling kenal mungkin ini tidak bakal terjadi," katanya.
Kini kasus tersebut sedang ditangani oleh Denpom II/4 Palembang dengan status penyidikan.
"Sedang didalami oleh Denpom II/4 Palembang," tutupnya.
Baca juga: Heran Fotonya Bersama Pria Viral, Ayu Ting Ting Bereaksi Saat Ditanya Hubungan Keduanya: Bingung
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, perselisihan fatal ini bermula dari masalah sepele di area hiburan malam.
Kejadian berawal saat terduga pelaku, RN, menghampiri korban yang sedang berjoget. Tak lama berselang, terjadi salah paham akibat senggolan yang memicu perkelahian fisik.
Suasana kian memanas setelah pelaku diduga dikeroyok oleh korban bersama rekan-rekannya.
Merasa terdesak, RN langsung mencabut senjata api dari pinggangnya dan melepaskan satu kali tembakan ke arah korban.
Tembakan tersebut tepat mengenai perut sebelah kanan Pratu F.
Warga di sekitar lokasi sempat mendengar kepanikan sesaat setelah penembakan terjadi.
"Ada suara kepanikan teriak-teriak gitu, tapi saya gak tau apa itu. Tiba-tiba saya dengar suara ambulans, pasti terjadi sesuatu," ujar salah seorang warga setempat.
Piket SPKT bersama Tim Opsnal Polsek IB I Palembang yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Rafiq segera tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RS Permata.
Namun, setelah sempat mendapatkan tindakan medis, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 03.30 WIB.
Kapolsek IB I Palembang, Kompol Fauzi Saleh, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Sesampainya di sana, kami langsung melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi di lokasi, dan mengevakuasi korban ke RS Permata. Setelah sempat mendapatkan perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia," ujar Fauzi.
Fauzi menambahkan, berdasarkan pemeriksaan luar pada tubuh korban, ditemukan satu lubang bekas tembakan yang bersarang di perut sebelah kanan yang diduga kuat menjadi penyebab utama kematian.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Bangkapos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/TTNIIIsdsffgg.jpg)