Berita Viral

SALINGSenggol saat Joget Berujung Penembakan Sesama TNI, Pratu FAA Tewas, Tangis Pilu Sang Kakak

Kasus kematian Pratu FAA akibat ditembak oleh Serda RN saat berkunjung ke tempat hiburan malam Kafe Panhead di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA
Faradita (19), adik kandung Pratu PS ketika berada di Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan, Palembang, Sabtu (16/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kasus kematian Pratu FAA akibat ditembak oleh Serda RN saat berkunjung ke tempat hiburan malam Kafe Panhead di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan, menjadi sorotan publik.

Kasus ini sedang didalami oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) II/Sriwijaya. 

Pratu FAA dan Serda RN terlibat keributan lantaran diduga saling senggol saat sedang berjoget di dalam tempat hiburan malam itu pada Sabtu (16/5/2026) dini hari.

Keduanya sempat saling baku hantam hingga akhirnya Serda RN diduga mengeluarkan senjata api dari pinggangnya lalu menembak Pratu FAA. 

Tembakan tersebut mengenai perut sebelah kanan Pratu FAA.

Prajurit itu pun dinyatakan tewas setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Permata.

Kapolsek Ilir Barat I, Palembang, Kompol Fauzi Saleh mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kejadian pada Sabtu (16/5/2026) dini hari.

Petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. 

“Betul, ada kejadian keributan yang berujung penembakan dan menyebabkan satu orang meninggal dunia,”kata Fauzi, Sabtu. 

Fauzi tak bisa memberikan keterangan secara detil lantaran kasus tersebut kini sedang ditangani oleh Denpom II/4 Palembang.

Sementara, di lokasi kejadian dipenuhi petugas Denpom II/4 Palembang untuk melakukan olah TKP lanjutan.

“Untuk penanganan lebih lanjut dan detail kasus, silakan konfirmasi langsung ke Denpom,” ujarnya.

Penjelasan Kodam II/Sriwijaya

Sementara itu, Detasemen Polisi Militer (Denpom) II/Sriwijaya saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap Serda RN.

Pemeriksaan Serda RN yang bertugas di Batalyon Raider 200 Gandus tersebut dibenarkan langsung oleh Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved