Berita Viral

Diduga Lindungi Pacar, Pemuda Tewas Dikeroyok di Tempat Biliar, Didorong dari Lantai 2 Lalu Diinjak

Namun polisi masih mendalami apakah korban benar-benar dilempar atau terjatuh saat keributan berlangsung.

Tayang:
istimewa
DIKEROYOK HINGGA TEWAS - Ilustrasi untuk berita seorang pemuda tewas dikeroyok di tempat biliar. Menurut pengakuan keluarga, korban didorong dari lantai 2. 

TRIBUN-MEDAN.com - Diduga demi melindungi pacar, seorang pemuda tewas dikeroyok di tempat biliar.

Menurut pengakuan keluarga, korban didorong dari lantai 2.

Tubuh korban yang sudah tergeletak pun diinjak-injak para pelaku. 

Baca juga: KARIER Cemerlang AKP Bonar Hutapea Disorot, Alumni Akpol 2015, Kasat Narkoba yang Terlibat Narkoba

Korban diketahui bernama Dico Milandika (29) .

Peristiwa ini terjadi Weston Billiard di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Minggu (10/5/2026) malam.

Dico iduga berusaha melindungi kekasihnya yang terlibat cekcok dengan pengunjung lain.

Baca juga: TRAGIS Bocah 13 Tahun Tewas Ditikam Temannya Gegara Masalah Hubungan dengan Wanita

Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki aparat kepolisian. 

Rekaman video kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan keributan di dalam lokasi biliar hingga korban akhirnya terjatuh ke lantai dasar.

Dalam video yang beredar, korban terlihat dikejar dan dianiaya ramai-ramai di area lantai dua gedung. 

Setelah itu, Dico ditemukan tergeletak di lantai bawah dengan kondisi kritis sebelum akhirnya meninggal dunia.

Informasi yang beredar menyebut korban sempat dikeroyok sekitar 15 orang sebelum jatuh dari lantai dua.

Baca juga: KARIER Cemerlang AKP Bonar Hutapea Disorot, Alumni Akpol 2015, Kasat Narkoba yang Terlibat Narkoba

Namun polisi masih mendalami apakah korban benar-benar dilempar atau terjatuh saat keributan berlangsung.

Penjelasan polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (10/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Ia menjelaskan, peristiwa itu telah dilaporkan ke Polsek Grogol Petamburan.

"Petugas Polsek Grogol Petamburan telah menerima laporan dan melakukan pengecekan TKP," kata Budi, Sabtu (16/5/2026).

Polisi juga telah meminta keterangan saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut dan mengecek rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Budi menuturkan, polisi masih mendalami dugaan korban dilempar dari lantai dua.

"Terkait informasi yang menyebutkan korban dilempar dari lantai dua, hal tersebut masih dalam proses penyelidikan," tutur Budi

ANAK DAN BAPAK DIKEROYOK WARGA: Berdasarkan hasil scan di RSUD Waras Wiris, korban diketahui mengalami patah hidung hingga penyumbatan pembuluh darah. (Istimewa)
Ilustrasi

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video detik-detik keributan viral di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat suasana panik di dalam tempat biliar ketika sejumlah orang terlibat aksi kekerasan terhadap korban.

Kesaksian keluarga korban

Kakak korban, Mita, menceritakan kronologi memilukan yang dialami adiknya.

 Ia menceritakan peristiwa berdarah itu terjadi pada Sabtu (9/5/2026) malam.

Kejadian bermula saat Dico sedang asyik bermain biliar bersama kekasihnya.

Di tengah permainan, pacar korban terlibat cekcok mulut dengan wanita lain di lokasi. 

Melihat hal itu, Dico pun berinisiatif untuk memisahkan dan melindungi kekasihnya. 

Namun, tindakan tersebut justru memicu amarah sekelompok pria di tempat tersebut.

 "Nah dia tuh ngebelain, ngebelain atau misahin gitu, terus udah tiba-tiba dia digebukin, dikeroyok sama lebih dari 15 orang," kata Mita saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2026).

Baca juga: LIVE SCORE Chelsea Vs Man City Final Piala FA, Akses Juga Live Streamingnya di Sini via HP

Aksi keji para pelaku tidak berhenti sampai di situ. 

Mita mengungkapkan, berdasarkan informasi yang dihimpun pihak keluarga, adiknya sempat didorong dan dilempar dari lantai dua setelah dipukuli secara membabi buta.

"Udah digebukin di atas kayak gitu-gitu, terus didorong dari lantai dua. Udah didorong lagi di lantai dua nih, udah jatuh ke bawah masih diinjek-injek juga," ungkap Mita.

Akibat pengeroyokan yang sangat brutal tersebut, korban langsung terkapar tidak berdaya di lantai dasar dengan kondisi bersimbah darah. 

Korban pun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, terlihat jelas detik-detik saat korban dikeroyok secara beringas oleh sekelompok pemuda hingga terkapar dan mengeluarkan banyak darah.

Pihak keluarga menjelaskan Dico menderita luka memar parah di sekujur tubuhnya. 

Luka paling fatal berada di bagian kepala yang menyebabkan pendarahan hebat di otak.

Setelah sempat berjuang melewati masa kritis dalam kondisi koma di RS Tarakan, nyawa pemuda berusia 29 tahun tersebut akhirnya tidak tertolong. 

Korban dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (14/5/2026).

"Sempat dirawat tapi koma. Yang paling fatal luka di kepala sampai batang otaknya enggak berfungsi lagi," jelas Mita.

Jenazah korban sendiri telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Kamis siang kemarin.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved