Berita Viral
SOSOK AKP Yohanes Bonar Adiguna, Kasat Resnarkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba
Polda Kaltim masih melakukan pendalaman terkait dugaan keterlibatan AKP Yohanes Bonar Adiguna dalam jaringan narkotika tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com - Inilah sosok AKP Yohanes Bonar Adiguna, Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) ditangkap kasus narkoba.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, AKP Yohanes Bonar Adiguna diamankan pada awal Mei 2026.
Ia telah ditahan di Rumah Tahanan Polda Kaltim sejak 2 Mei 2026.
Baca juga: Pastikan Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenag Binjai Evaluasi Kepesertaan Tenaga Pendidik
AKP Yohanes Bonar Adiguna diduga terlibat dalam penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Ironisnya, selama ini perkara tersebut menjadi bidang penugasan AKP Yohanes Bonar Adiguna sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kukar.
TribunKaltim.co mencoba melakukan konfirmasi terkait kabar penangkapan tersebut kepada Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto.
Baca juga: Senggolan Memicu Perkelahian, Seorang Pria Tewas Ditembak di Kafe Diduga Libatkan Oknum TNI
Saat dikonfirmasi, Yuliyanto membenarkan adanya penangkapan terhadap AKP Yohanes Bonar Adiguna.
“Benar, saat ini masih dalam pengembangan,” ujarnya singkat, Sabtu (16/5/2026).
Hingga kini, Polda Kaltim masih melakukan pendalaman terkait dugaan keterlibatan AKP Yohanes Bonar Adiguna dalam jaringan narkotika tersebut.
Baca juga: Resep Kue Tetu Khas Sulawesi Utara dengan Cita Rasa Gurih Penambah Energi
Diketahui, AKP Yohanes Bonar Adiguna baru menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kukar sejak Desember 2025 menggantikan AKP Suyoko.
Sebelum bertugas di Polres Kukar, ia pernah menjabat sebagai Kapolsek Sungai Kunjang, Samarinda.
Sementara itu, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian mengenai barang bukti maupun kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam kasus tersebut.
Bareskrim Polri Turun Tangan
Mabes Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri memastikan akan ikut mengawal penanganan kasus tersebut.
Direktur Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menegaskan pihaknya akan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan perkara yang menyeret AKP Yohanes.
“Kami dari Dittipidnarkoba Bareskrim Polri akan melakukan back up penanganan kasus untuk kepentingan pengembangan kasus tersebut,” kata Eko.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa kasus ini dipandang serius karena menyangkut integritas aparat penegak hukum dalam perang melawan narkotika.
Keterlibatan anggota kepolisian dalam kasus narkoba selalu menjadi perhatian besar publik karena dianggap mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Karier AKP Yohanes Jadi Sorotan
Di balik kasus yang kini menjeratnya, AKP Yohanes Bonar Adiguna sebelumnya dikenal sebagai salah satu perwira muda dengan karier cukup menjanjikan di Polda Kalimantan Timur.
Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 2015 dan tercatat berada di peringkat 158 dari ratusan taruna yang lulus saat itu.
Tak hanya itu, karier akademiknya juga terbilang menonjol. Pada tahun 2020, Yohanes melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan berhasil lulus dengan peringkat delapan besar.
Baca juga: Resep Kue Tetu Khas Sulawesi Utara dengan Cita Rasa Gurih Penambah Energi
Prestasi tersebut membuat namanya cukup diperhitungkan di lingkungan kepolisian.
Dalam perjalanan kariernya, AKP Yohanes pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di wilayah hukum Polda Kaltim.
Pada tahun 2020, ia dipercaya menjabat sebagai Kasat Polair Polres Paser.
Setahun kemudian, ia dimutasi sebagai Pamin Sepripim Polda Kaltim sebelum akhirnya dipercaya mengisi posisi Pejabat Sementara (Ps) Kasat Reskrim Polres Kutai Barat.
Kariernya terus menanjak ketika pada 2022 ia kembali dipercaya menjabat sebagai Ps Kasat Reskrim Polres Bontang.
Jabatan terakhir yang diembannya adalah Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara, posisi yang kini justru menyeret namanya ke dalam pusaran dugaan kasus narkotika.
Kondisi AKP Yohanes Disebut Sehat
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan kondisi kesehatan AKP Yohanes dalam keadaan baik selama menjalani proses pemeriksaan.
Ia disebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Bhayangkara Polda Kaltim dan dinyatakan sehat.
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi terkait barang bukti maupun kronologi lengkap penangkapan yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Kaltim.
Publik kini menanti hasil pengembangan kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan lain yang ikut terlibat.
Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa ancaman narkotika tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga dapat merusak aparat penegak hukum yang seharusnya berada di garis depan pemberantasan narkoba.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dan TribunKaltim.co
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SOSOK-AKP-Yohanes-Bonar-Adiguna-Kasat-Resnarkoba-Polres-Kukar-Ditangkap-Kasus-Narkoba.jpg)