Berita Viral

TERSEBAR Diduga Story WA Indri Juri LCC MPR, Bukan Minta Maaf: Mau Buka Endorse Biar Makin Kaya

Indri Wahyuni, juri lomba cerdas cermat (LCC) empat pilar MPR RI diduga memberikan respons terkait hujatan yang datang padanya. 

Tayang:
X/Twitter
VIRAL- Indri Wahyuni, Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI yang menjadi juri cerdas cermat viral di media sosial. Ia dirujak oleh warganet. 

Dalam bagian lain, akun itu turut membahas latar belakang sekolah pemenang yang disebut berasal dari daerah terpencil dan bekas wilayah konflik tahun 1999.

“Cuma karena sekolah tersebut tidak terkenal lalu tdk pantas dibanggakan? itu sekolah jauh, terpencil dan bekas wilayah konflik tahun 1999,” lanjut tulisan tersebut.

Namun bagian yang paling menyita perhatian publik adalah kalimat bernada satire terkait endorse dan harta kekayaan.

“Terakhir, mau open endorse ah, biar makin kaya. Supaya LHKPN gw yg tersebar makin bikin shock banyak orang,” tulis akun bernama “Bu Indri MPR”.

Unggahan itu juga disertai kalimat sindiran kepada pihak yang dianggap menghujat dirinya.

“Hayooo yg iri makin panas, ngeledekin gw ga akan bikin gw jatuh. At the end, u will always have me kata misua,” lanjut tulisan tersebut.

Tangkapan layar itu pertama kali ramai dibahas setelah diunggah akun Instagram @kementrianbakuhantam dan langsung memicu beragam reaksi dari netizen.

Meski demikian, hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari Indri Wahyuni terkait apakah story WhatsApp yang beredar tersebut benar miliknya atau bukan.

Sampai polemik LCC 4 Pilar MPR RI terus menjadi perbincangan nasional, Indri juga belum memberikan pernyataan terbuka kepada publik terkait kontroversi penilaian yang menyeret namanya.

Pihak MPR minta maaf

Sementara itu terkait dengan polemik Lomba Cerdas Cermat tersebut, pihak MPR RI mengurai permintaan maaf.

Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman meminta maaf atas insiden penilaian dalam Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. 

Akbar menyebut bahwa MPR RI akan menindaklanjuti kejadian tersebut sekaligus mengevaluasi keseluruhan kinerja dewan juri dan sistem perlombaan LCC Empat Pilar. 

“Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini,” kata Akbar dalam keterangan resmi MPR RI, Senin (11/5/2026). 

Pimpinan MPR unsur DPD RI itu menyayangkan adanya polemik dalam penilaian lomba, dan mengingatkan pentingnya juri bersikap objektif serta responsif terhadap keberatan peserta di lapangan. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved