Berita Viral
Pondok Pesantren di Lampung Dibakar Massa, Dipicu Dugaan Pimpinan Ponpes Cabul
Pondok Pesantren Nurul Jadid di Desa Tanjung Mas Jaya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung, menjadi sasaran amukan massa
Namun, yang bersangkutan telah lebih dulu diamankan dan dipindahkan aparat ke rumah warga.
Dalam insiden tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu gelas air mineral ukuran 200 ml berisi bensin serta satu unit sepeda motor Honda Vario yang diduga digunakan dalam aksi pembakaran.
Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus kemudian mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif dan menyerahkan proses hukum kepada pihak kepolisian.
Baca juga: Wakil Bupati Toba Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional, Ini Daftar Namanya
"Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif, jangan ada lagi kejadian serupa di kemudian hari, serta menyerahkan semua permasalahan ini kepada pihak kepolisian," ujarnya.
"Terkait proses hukum mari kita serahkan dan percayakan kepada pihak kepolisian," tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Mesuji Timur IPDA Andri Fernandes menjelaskan pria berinisial AN diduga memprovokasi warga untuk melakukan tindakan anarkis terhadap pondok pesantren.
"Hasil pemeriksaan sementara pelaku diduga telah melakukan provokasi terhadap warga untuk melakukan tindakan anarkis terhadap fasilitas pondok pesantren dengan cara membakar dan merusak," jelasnya.
Kabid Humas Polda Lampung Yuni Iswandari juga membenarkan bahwa pembakaran dipicu dugaan pencabulan yang menyeret pimpinan pondok pesantren. Sebelumnya, warga disebut telah memperingatkan agar pimpinan ponpes tidak berada di lingkungan pesantren.
Namun karena yang bersangkutan masih berada di area pondok pesantren, kemarahan warga memuncak hingga berujung aksi pembakaran dan perusakan fasilitas pesantren.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pondok-Pesantren-Nurul-Jadid-di-Desa-Tanjung-Mas-Jaya-Kecamatan-Mesuji.jpg)