Berita Viral

Ibu Muda Cekoki Racun ke 3 Anaknya, Marah Suaminya Sibuk Urus Ayam Hingga Bonceng Wanita Lain

Selain itu, korban sempat menegur suaminya karena memukul anak pertama mereka, namun teguran tersebut disebut tidak diterima dengan baik.

Tayang:
TRIBUN MEDAN
AJAK MINUM RACUN - Warga Mamuju geger setelah menemukan seorang ibu dan tiga anaknya terkulai lemas di dalam rumah. Belakangan diketahui mereka diduga diajak meminum racun yang dicampur ke dalam minuman cokelat. Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (9/5/2026) pagi, dan langsung membuat warga sekitar panik. 

TRIBUN-MEDAN.com- Ibu muda di Sulawesi Barat cekoki racun ke tiga anaknya.

Hal itu dilakukannya karena tekanan masalah rumah tangganya dengan sang suami. 

Wanita itu marah gegara suaminya sibuk mengurus ayam dan sering keluar rumah.

Baca juga: Ketua KPK Blak-blakan Ngurus Koruptor Banyak Makan Biaya, Uang Negara Terkuras Beri Makan-Baju

Ia pun sempat melihat sang suami membonceng wanita lain.

Akibat aksinya itu, wanita itu ditemukan tergeletak dengan busa di mulutnya.

Sementara ketiga anaknya muntah.

Baca juga: Jadwal Final Liga Champions PSG vs Arsenal, Upaya Luis Enrique Pertahankan Gelar

Perempuan berusia 26 tahun di Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat  itu juga menenggak racun bersama ketiga anaknya pada Sabtu (9/5/2026) pagi. 

Perbuatan nekat korban itu melakukan aksi tersebut diduga karena masalah rumah tangga.

Dua hari sebelum kejadian, tepatnya Kamis (7/5/2026), ia diantar pulang ke rumah orang tuanya di Mamuju bersama ketiga anaknya.

Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa korban mengalami tekanan berat karena persoalan rumah tangga. 

Ia sempat curhat kepada keluarganya tentang sikap suaminya yang berubah.

Baca juga: Merasa Tertipu, Pemodal SPPG di Asahan Bongkar Bangunan Dapur MBG

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan bahwa korban juga merasa kecewa karena suaminya dinilai lebih banyak mengurus ayam peliharaan pada siang hari dan sering keluar rumah pada malam hari. 

Korban juga mengaku sempat melihat suaminya membonceng perempuan lain.

Selain itu, korban sempat menegur suaminya karena memukul anak pertama mereka, namun teguran tersebut disebut tidak diterima dengan baik.

“Pada Kamis, 7 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 Wita , setelah suami korban kembali ke Ulumanda usai mengantar istri dan anak-anaknya, korban sempat curhat kepada ayahnya mengenai kondisi rumah tangganya,” ujar Herman dikutip dari TribunSulbar, Minggu (10/5/2026).

Baca juga: Universitas MTU Sambut Kunjungan Pengurus Yayasan Meratus

Selanjutnya, korban sempat meminta izin keluar rumah sekitar pukul 07.30 Wita untuk membeli popok dan meminta ibunya untuk menjaga ketiga anaknya. 

Sekitar pukul 08.00 Wita, korban kembali ke rumah. Setelah itu, korban pergi ke kebun tanpa dicurigai oleh orangtuanya.

Tanpa diduga, korban menenggak racun hingga mulutnya mengeluarkan busa.

Peristiwa itu baru diketahui sekitar pukul 09.00 Wita saat nenek korban, Tabeleng, masuk ke kamar. 

Selain korban, tiga anak korban juga terlihat muntah-muntah setelah dicekoki racun.

Warga Bantu Selamatkan Korban

Dalam kondisi keracunan, korban sempat mengaku bahwa ia meminum racun sambil meminta agar suaminya tidak disalahkan.

Nenek korban segera berteriak sehingga warga berdatangan ke lokasi kejadian.

Warga kemudian membantu membawa korban bersama tiga anaknya ke rumah sakit agar segera ditangani.

AJAK MINUM RACUN - Warga Mamuju geger setelah menemukan seorang ibu dan tiga anaknya terkulai lemas di dalam rumah. Belakangan diketahui mereka diduga diajak meminum racun yang dicampur ke dalam minuman cokelat. Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (9/5/2026) pagi, dan langsung membuat warga sekitar panik.
AJAK MINUM RACUN - Warga Mamuju geger setelah menemukan seorang ibu dan tiga anaknya terkulai lemas di dalam rumah. Belakangan diketahui mereka diduga diajak meminum racun yang dicampur ke dalam minuman cokelat. Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (9/5/2026) pagi, dan langsung membuat warga sekitar panik. (TRIBUN MEDAN)

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan motif dan penyebab pasti peristiwa tersebut.

“Sudah kami diskusikan, suami korban meminta semuanya dirujuk ke Makassar untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh para korban,” ujar paman korban, Sumardi.

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id 

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved