Janji Kapolri untuk Brigadir Arya yang Gugur Ditembak Begal, Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kapolri menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari institusi Polri kepada almarhum. 

Tayang:
IST
NAIK PANGKAT - Brigadir Arya Supena meninggal ditembak begal di Lampung. Kini Polri menaikkan pangkat Brigadir arya jadi Bripka yang gugur ditembak pelaku begal. (Humas Polda Lampung) 

TRIBUN-MEDAN.com - Janji Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang akan menaikkan pangkat Brigadir Arya Supena yang tewas ditembak begal telah ditepati.

Polri resmi menaikkan pangkat Brigadir Arya Supena menjadi Brigadir Polisi Kepala (Bripka) anumerta setelah gugur ditembak pelaku begal saat berupaya menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor di Bandar Lampung. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Jhonny Eddizon Isir membenarkan bahwa kenaikan pangkat luar biasa anumerta tersebut telah diberikan kepada anggota Intelijen Keamanan Negara (Kamneg) Polda Lampung itu.

Baca juga: Penjelasan Polisi Maling Mangga Jatuh Hingga Tewas, Keluarga Pelaku Serang Rumah Pemilik Mangga

“Benar telah dinaikkan pangkat KPLB (Kenaikan Pangkat Luar Biasa) Anumerta,” kata Isir kepada Kompas.com, Senin (11/5/2026). 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan akan memberikan KPLB kepada Brigadir Arya sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya. 

“Sudah saya minta untuk diberikan KPLB atas pengabdiannya hingga gugur saat melaksanakan tugasnya," kata Jenderal Sigit saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (10/5/2026). 

Kapolri menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari institusi Polri kepada almarhum. 

Baca juga: Fakta Sosok Siti Rumanah, Ibu Jual Rumah Demi Biaya Nikah Anak, Kini Hidupnya Tinggah di Gubuk

“Sebagai apresiasi dan penghormatan tertinggi dari institusi," ujar dia. 

Polisi gugur ditembak begal Diketahui, Brigadir Arya Supena (32) meninggal dunia setelah ditembak pelaku begal di halaman Toko Yussy Akmal, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) pagi. 

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, Brigadir Arya yang tengah melintas melihat dua pria mencurigakan sedang merusak kunci setang sepeda motor milik warga.

Brigadir Arya kemudian menegur kedua pelaku. Namun, salah satu pelaku justru melepaskan tembakan ke arah korban. 

Baca juga: Cerai dari Andre Taulany, Erin Mengaku Hidupnya Lebih Bahagia, Kini Hapus Nama Taulany di IG

Peluru mengenai kepala bagian kanan Brigadir Arya hingga tembus ke sisi kiri kepala.

Berdasarkan rekaman CCTV berdurasi 1 menit 42 detik di lokasi kejadian, Brigadir Arya sempat terlibat duel fisik dengan pelaku sebelum akhirnya tersungkur akibat tembakan jarak dekat. 

Setelah menembak korban, kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. 

Mereka juga sempat menodongkan senjata api ke arah petugas kebersihan di lokasi untuk membuka jalan saat kabur.

Kepergian Brigadir Arya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Ia meninggalkan seorang istri bernama Jovita serta dua anak yang masih kecil.

(tribun-medan.com)

Sumber: kompas.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved