Berita Viral
TEWAS Tertembak Aparat saat Nonton Bola, Pihak SMAN 2 Dogiyai Bantah Siswa Nopison Tebay Anggota KKB
Berdasarkan keterangan kepolisian Polres Dogiyai, korban Nopison Tebay (17) diduga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kepolisian masih melakukan pengembangan untuk menelusuri keberadaan anggota kelompok lainnya yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.
Pihak Sekolah: Dia Bukan Bagian Anggota KKB
Sementara, Operator Sekolah SMAN 2 Dogiyai, Benediktus Goo, menyatakan korban, Nopison Tebay merupakan seorang pelajar SMA Negeri 2 Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.
Dia merupakan siswa aktif Kelas XI IPS 2 dan bukan bagian dari kelompok bersenjata seperti dalam pernyataan Polres Dogiyai.
“Korban bukan anggota kelompok tertentu, melainkan anak murid kami sendiri. Ia anak asli Dogimani dan masih aktif sebagai siswa SMA,” ujar Benny Goo kepada media ini melalui sambungan pesan WhatsApp, Minggu (10/5/2026), pukul 16.00 WIT.
Lebih lanjut Benediktus Goo mengatakan, nama siswa tersebut juga terdaftar resmi dalam Dapodik sekolah.
Benediktus Goo menjelaskan, saat kejadian korban berada di lapangan bersama sejumlah anak muda lainnya untuk mengikuti pertandingan olahraga masyarakat yang digelar guna mencari dana.
Ia menjelaskan, pada saat penembakan terjadi, korban dan teman-temannya tidak sedang bermain, melainkan hanya duduk beristirahat di bawah tenda di sekitar lokasi pertandingan.
“Mereka hanya duduk santai di bawah tenda. Kemudian aparat kepolisian datang dan langsung melakukan penembakan ke arah anak-anak yang berada di dalam tenda tersebut,” jelas Benediktus Goo.
Situasi di lokasi kejadian langsung berubah panik. Anak-anak muda yang berada di area pertandingan berusaha melarikan diri untuk menyelamatkan diri.
Dalam kondisi tersebut, Nopison tertembak dan terjatuh di semak-semak belukar yang tidak jauh dari lokasi pertandingan.
Benediktus Goo menambahkan kegiatan yang berlangsung saat itu merupakan pertandingan olahraga masyarakat, kemungkinan sepak bola atau bola voli. Namun korban disebut tidak sedang terlibat dalam pertandingan saat insiden berlangsung.
“Korban bersama teman-temannya sedang beristirahat. Selain korban, ada juga beberapa murid lainnya yang berada di lokasi kejadian,” tambahnya.
Saling Klaim
Kasus penembakan ini menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Dogiyai setelah identitas korban diketahui masih berstatus pelajar aktif.
Hal ini pun membuat pihak kepolisian dan warga Kampung Dogimani saling klaim.
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai mengklaim berhasil melumpukan 1 Anggota TPNPB bernama Nopison Tebay.
Sementara itu, laporan warga dan pihak sekolah, menyebutkan korban merupakan pelajar aktif di SMAN di Dogiyai.
Warga juga menyatakan jika benar ada dugaan keterkaitan korban dengan KKB, maka harus dibuktikan melalui proses hukum yang adil, bukan tindakan yang mengorbankan warga sipil, seorang pelajar.
(*/Tribun-medan.com)
Artikel telah tayang di Tribun-Papua.com
Baca juga: Nopison Tebay Siswa Kelas XI SMAN 2 Dogiyai Tewas Ditembak, Polisi Berdalih Sebut Korban Anggota KKB
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pelajar-SMAN-di-Papua-Ditembak-Polisi.jpg)