Berita Viral

Penyesalan Badut Mojokerto Habisi Mertua dan Aniaya Istri, Curhat Cuma Dianggap Jika Berduit Saja

Penyesalan Satuan (42) yang bekerja sebagai badut di Mojokerto usai menghabisi mertuanya dan menganiaya istrinya

Tayang:
Surya.co.id
BADUT PEMBUNUH: Curhatan badut Mojokerto yang bunuh mertua dan aniaya istri menuai simpati netizen. Pelaku lelah kerja keras tapi tak dihargai dan diselingkuhi. 

Sementara itu kepada penyidik, Tuan mengungkap alasannya tega menganiaya sang istri.

Tuan murka karena diselingkuhi sang istri.

Ia sakit hati dikhianati oleh Sri Wahyuni usai enam tahun menikah.

Diungkap Tuan, selama ini ia bekerja keras banting tulang mencari nafkah di jalanan.

Setiap hari Tuan bekerja sebagai badut jalanan dan juga berkeliling jualan mainan anak-anak hingga ke Surabaya.

Selama berkeliling jualan dan jadi badut, Tuan selalu membawa anaknya yang masih berusia 3,5 tahun.

"Istri saya selingkuh. Saya tahu sejak lama cuma saya ikuti alurnya aja. Dibiarin kok tambah gitu. Saya kan mangkelnya, (istri) enggak lihat saya kerja sama bawa anak kecil, hujan-hujan, panas-panas," ungkap Tuan.

Bukan tanpa alasan Tuan membawa anaknya untuk ikut mencari nafkah.

Tuan bercerita bahwa istrinya ogah mengasuh anak mereka gara-gara uang yang diberikan Tuan katanya tidak cukup.

Baca juga: Jerit Tangis Istri Brigadir Arya, Suaminya Tewas Ditembak Pelaku Curanmor: Anak-anak Butuh Dia

Sri Wahyuni kabarnya mau mengurus anaknya kalau suaminya memberikannya uang sesuai keinginannya.

"Di rumah enggak ada yang momong. Istri mau momong kalau semua dipenuhi," kata Tuan.

Sembari menahan tangis, Tuan pun menceritakan kesehariannya bekerja sembari membawa anak.

Tuan sebenarnya pun tak tega mengajak serta putranya keliling di jalanan.

Tapi karena tak ada pilihan, Tuan pun membawa anaknya saat bekerja karena tahu jika di rumah, pasti tidak akan diurus oleh ibunya.

"Sampai orang (nanya) 'ibunya ke mana?'. (Istri bilangnya mau momong kalau semua dipenuhi. Maksudnya uang belanja sendiri, uang sekolah sendiri, uang make up sendiri. Sedangkan saya kan penghasilannya enggak tentu," ucap Tuan.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved