Berita Viral
TRAGIS! Seorang Pelajar Hafizul Adly Harahap Tewas Ditabrak Bus ALS BK 7556 UA di Pasaman Barat
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tersebut mengakibatkan satu orang pelajar meninggal dunia di lokasi kejadian.
TRIBUN-MEDAN.COM - Baru tiga hari berlalu tragedi kecelakaan maut bus PO ALS yang terbakar di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Kamis (7/5/2026), yang menyebabkan 18 orang korban tewas terbakar, kini bus ALS kembali mengalami kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor di jalan lintas umum Jorong Simpang Tiga Alin, Nagari Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Sabtu (9/5/2026) siang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tersebut mengakibatkan satu orang pelajar meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolres Pasaman Barat melalui Kasat Lantas AKP Nanin Aprilia, mengonfirmasi insiden tragis yang melibatkan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BA 5830 RE dan bus ALS merek Mercedes Benz bernopol BK 7556 UA.
AKP Nanin menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh Ardan Ardiansyah (15) membonceng rekannya, Hafizul Adly Harahap (16), melaju dari arah Simpang Empat menuju Sungai Aur.
"Diduga sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi. Saat melewati tikungan ke kiri, pengendara kehilangan kendali dan terjatuh ke sisi kanan badan jalan," ujar AKP Nanin saat memberikan keterangan, Sabtu (9/5/2026), dikutip dari Kompas.com.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan (Sungai Aur menuju Simpang Empat), muncul bus ALS yang dikemudikan oleh Fatis (54).
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras tidak dapat terhindarkan.
Akibat tabrakan tersebut, penumpang sepeda motor bernama Hafizul Adly Harahap meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dengan luka serius di bagian kepala dan kaki.
Sementara itu, pengendara motor, Ardan, hanya mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki.
"Satu korban meninggal dunia di TKP atas nama Hafizul, sedangkan pengendara motor mengalami luka ringan. Untuk pengemudi bus dalam keadaan sehat," ujar Nanin.
Sepeda motor korban mengalami kerusakan parah pada bagian depan, termasuk shockbreaker yang patah dan bodi yang hancur. Sementara bus ALS mengalami kerusakan pada bumper depan.
Berdasarkan pemeriksaan kepolisian, lokasi kejadian merupakan jalan aspal dengan kondisi cuaca cerah dan dilengkapi rambu-rambu lalu lintas. Namun, jalur tersebut memiliki karakteristik menikung dengan lebar jalan sekitar 6 meter yang diapit oleh area perkebunan.
AKP Nanin juga menyoroti status pengendara motor yang masih di bawah umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
"Pengendara motor masih berstatus pelajar dan tidak memiliki SIM. Kami mengimbau kepada orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya dalam penggunaan kendaraan bermotor, terutama di jalur lintas yang rawan," tegasnya.
Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Satlantas Polres Pasaman Barat.
Pihak kepolisian menerapkan Pasal 310 ayat (4) dan (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: POLISI Belum Terima Manifes Penumpang Bus ALS Kecelakaan di Muratara:Banyak Ambil Penumpang di Jalan
Update Kecelakaan Bus ALS Vs Truk Tangki di Sumsel
Dua Korban Selamat Kecelakaan Bus ALS Jalani Perawatan di RS Bhayangkara Palembang
Dua korban selamat dalam kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki BBM di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Sumatera Selatan.
Kedua korban tersebut yakni Ngadiono (44) dan Jumiatun (43), yang mengalami luka bakar serius di sebagian besar tubuh mereka.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Pol Budi Susanto mengatakan, korban Ngadiono sebelumnya dievakuasi menggunakan helikopter dari RSUD Rupit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Korban sudah kita lakukan evakuasi. Seluruh wajah, leher dan dada pasien mengalami luka bakar. Pasien juga sudah dilakukan operasi pengangkatan jaringan mati akibat luka bakar,” kata Budi, Sabtu (9/5/2026).
Meski mengalami luka bakar serius, kondisi Ngadiono disebut stabil dan sudah dapat diajak berkomunikasi. Saat ini pasien juga belum membutuhkan alat bantu pernapasan selama menjalani perawatan di ruang ICU. “Pasien dalam kondisi stabil dan bisa diajak komunikasi. Pasien tidak dibantu alat bantu pernapasan,” jelasnya.
Menurut Budi, kondisi pasien luka bakar harus dipantau secara ketat karena sangat rentan mengalami infeksi. “Pasien dengan kondisi luka bakar rawan mengalami infeksi,” ujarnya.
Sementara itu, satu korban selamat lainnya, Jumiatun (43), tiba di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB setelah dirujuk dari RSUD Rupit menggunakan ambulans melalui jalur darat.
"Jumiatun mengalami luka bakar 85 persen akibat kecelakaan tersebut sudah tiba di RS Bhayangkara Moh Hasan dini hari sekitar pukul 01.00 WIB," kata Budi.
Ia menjelaskan, saat ini Jumiatun juga menjalani perawatan intensif di ruang ICU dengan pengawasan dokter dan perawat yang standby selama 24 jam.
“Sudah dirawat di ruang ICU dan dijaga perawat serta dokter jaga standby di ruangan,” katanya.
Sebelumnya, korban selamat lainnya, Ngadiono, juga tiba di RS Bhayangkara Moh Hasan pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 11.40 WIB menggunakan helikopter milik Polri.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: TERNYATA Ada Anak 5 Tahun Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara, Jumlah Korban Jiwa Jadi 18 Orang
| TRAGIS, Pelajar SMP di Palembang Terkapar Dalam Aksi Tawuran, Korban Alami Luka Tusuk di Leher |
|
|---|
| Tuding Prabowo Fasis dan Rasis, Rhoma Irama Sebut Habib Rizieq Berbahaya untuk Agama dan Bangsa |
|
|---|
| GURU Olahraga Lecehkan 8 Siswi Jadi Tersangka, Pelaku Akui Perbuatannya, Bukti Chat Mesum |
|
|---|
| TANGIS Pilu Jovita Melihat Jenazah Brigadir Arya, Tewas Ditembak demi Selamatkan Motor Karyawan Toko |
|
|---|
| BRIGADIR Arya Supena Tewas Ditembak Maling Motor, Polda Lampung Langsung Bentuk Timsus Kejar Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/busALSdiPasamansdf.jpg)