Berita Viral

SINDIKAT Penadah Ponsel Curian Dibongkar, 183 iPhone Ditemukan Termasuk Milik Istri Pelatih Persija

Da Silva Jordao, istri pelatih Persija, Mauricio Souza, menjadi salah satu korban sindikat besar penadahan ratusan ponsel curian

Tayang:
TRIBUN MEDAN
ISTRI PELATIH PERSIJA - Tiga pelaku sindikat pencurian hingga penadahan ponsel diringkus Polisi. Da Silva Jordao, istri dari pelatih kawakan Macan Kemayoran, Mauricio Souza, ternyata menjadi salah satu korban dari sindikat besar penadahan ratusan ponsel curian yang baru saja dibongkar polisi. 

TRIBUN-MEDAN.com - Da Silva Jordao, istri pelatih Persija, Mauricio Souza, menjadi salah satu korban sindikat besar penadahan ratusan ponsel curian yang baru saja dibongkar polisi.

Polisi baru saja membongkar sindikat penadah ratusan ponsel curian. 

Tak tanggung-tanggung, ponsel milik Da Silva yang sempat raib adalah seri kasta tertinggi, iPhone 17 Pro Max.

Beruntung, kerja keras jajaran Polsek Metro Kebayoran Baru berhasil melacak keberadaan perangkat mewah tersebut dan mengembalikannya ke tangan pemiliknya.

Gudang Ponsel Curian di Jantung Bekasi

Drama pengungkapan ini bermula dari laporan kehilangan di kawasan Blok M pada April 2026.

Penyelidikan intensif membawa petugas ke sebuah apartemen di Bekasi Timur.

Di sana, polisi menemukan 'harta karun' hasil kriminalitas yang mencengangkan.

Baca juga: REAKSI Keras Rhoma Irama ketika HRS Tuding Presiden Prabowo Fasis dan Rasis

Baca juga: KRONOLOGI Brigadir Arya Supena Ditembak Saat Pergoki Aksi Maling Motor, Tinggalkan Anak Masih Kecil

Tiga tersangka berinisial MR, MAA, dan J tak berkutik saat diringkus.

Dari tangan mereka, polisi menyita total 225 unit ponsel, yang terdiri dari 183 unit iPhone dan 42 unit Android.

"Memang betul, salah satu korbannya adalah istri dari pelatih Persija," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru, AKP Andre JR Simamora, Jumat (8/5/2026).

Margin Keuntungan yang Menggiurkan

Sindikat ini bekerja dengan sangat rapi dan licin.

Mereka mengincar korban di pusat-pusat keramaian, mulai dari konser musik hingga tempat hiburan malam.

Ponsel-ponsel hasil curian tersebut dibeli oleh penadah dengan harga 'receh', berkisar antara Rp800 ribu hingga Rp1,3 juta saja.

Namun, saat dijual kembali ke pasar gelap, harganya melonjak drastis.

Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Nugraha Kusuma, mengungkapkan bahwa untuk seri terbaru yang kondisinya masih mulus, para pelaku bisa meraup keuntungan hingga Rp4 juta per unit

"Untuk iPhone keluaran terbaru yang kondisinya utuh, marginnya sangat besar. Bisa untung Rp3 juta sampai Rp4 juta per ponsel," jelas Nugraha.

Ancaman Penjara Menanti

Kini, petualangan ketiga penadah tersebut harus berakhir di balik jeruji besi.

Polisi menjerat para tersangka dengan pasal penadahan dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

Kasus ini mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada saat berada di keramaian dan tidak tergiur membeli ponsel dengan harga yang tidak wajar, karena bisa jadi barang tersebut adalah hasil tindak kejahatan. 

 (*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di wartakota

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved