Berit Viral

KETIKA Hotman Paris Ungkap Sosok 'Pahlawan' yang Bongkar Kasus Cabul Ashari terhadap Puluhan Santri

Pengacara Hotman Paris Hutapea bertemu dengan salah satu korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Ashari (51)

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
DOK Warta Kota/Indri Fahra
HOTMAN PARIS: Pengacara Hotman Paris Hutapea 

TRIBUN-MEDAN.COM – Pengacara Hotman Paris Hutapea bertemu dengan salah satu korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Ashari (51), kiai sekaligus pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Korban itu, seorang santri perempuan, jauh-jauh datang dari Pati ke Jakarta untuk bisa bertemu dengan Hotman Paris secara langsung.

“Ternyata dia (korban) sudah melaporkan kasus pelecehan ini sejak Juni 2024,” kata Hotman dalan video yang diunggah di akun Instagram miliknya, Kamis, (7/5/2026).

Namun, kata Hotman, kasus itu baru “meledak” atau mendapat sorotan luas sesudah diviralkan oleh Ali Yusron, kuasa hukum korban.

Menurut Hotman Paris, santri yang ditemuinya itu adalah seorang "pahlawan".

“Jadi, inilah pahlawannya. Dialah yang membuat kasus ini jadi meledak, bahkan sampai pimpinan DPR, Wakil Presiden, juga sudah menyoroti kasus ini,” ucap Hotman yang duduk di samping santri itu.

Hotman berharap korban tidak mencabut laporannya agar ratusan santri lainnya bisa terselamatkan. Pengacara kondang itu lalu menyinggung Menteri HAM Natalius Pigai.

“Datang jauh-jauh dari Pati menuju ibu kota untuk memperjuangkan hak asasinya. Halo Bapak Menteri Hak Asasi Manusia, di mana kau?” kata Hotman.

Penangkapan Tersangka

Ashari yang telah ditetapkan sebagai tersangka telah ditangkap oleh tim Satreskrim Polresta Pati di kawasan Petilasan Eyang Gunungsari, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis, (7/5/2026), sekitar pukul 04.00 WIB.

Sebelumnya, Ashari sempat melarikan diri dan berpindah-pindah kota di Jawa Tengah hingga Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama mengatakan pengejaran dilakukan setelah tersangka mangkir dari panggilan pemeriksaan polisi dan diduga mencoba melarikan diri keluar daerah.

"Karena yang bersangkutan tidak datang dan kami menduga akan melarikan diri, setelah kami cek memang keberadaannya sudah tidak ada di Pati," ujar Kompol Dika di Mapolresta Pati, Kamis, dikutip dari Tribun Jateng.

Polisi kemudian melacak pola pelarian tersangka dengan mempelajari kebiasaannya selama kabur.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Ashari diketahui berpindah dari Kudus, Bogor, Jakarta, Solo hingga akhirnya ke Wonogiri.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved