Berita Viral

TANGIS Siti Istri Sopir Serep Bus ALS, tak Percaya Suami Tewas, Sedang Istirahat Saat Kecelakaan

Terutama bagi sang istri, Siti (40), yang sempat tak percaya suaminya menjadi salah satu korban tewas.

Tayang:
Kompas.com/Goklas Wisely
DUKA KELUARGA - Siti (40), istri Zulpan Effendi alias Maleh (40) sopir serep bus ALS asal Medan. Siti mengaku menjerit mengetahui suaminya menjadi korban tewas kecelakaan bus 

"Menjeritlah aku di situ. Enggak nyangka aku. Enggak rela aku dia pergi," katanya.

Siti memilih tidak ke Palembang, melainkan menunggu jenazah suaminya di kampung, Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal. Selanjutnya, Bobby pun berdiskusi singkat dengan pihak PT ALS.

Siang itu, Bobby datang bersama dengan petugas Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja, serta disambut oleh pihak direksi PT ALS.

Sebelumnya diberitakan, sebuah bus ALS bertabrakan dengan truk tangki muatan minyak milik PT Seleraya di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan.

Sedang Istirahat

Amir Husin (34), adik ipar korban, mengaku terkejut saat menerima kabar duka pada Rabu malam sekira pukul 18.00 WIB.

Pihak keluarga yang berdomisili di Lampung langsung bertolak ke Palembang setelah memastikan nomor polisi bus yang terlibat kecelakaan adalah armada yang biasa dibawa oleh Zulpan.

"Awalnya kami tidak percaya. Setelah dicek nomor polisinya, ternyata benar itu mobil yang sering dibawa almarhum. Satu mobil itu ada dua sopir yang gantian bawa," ujar Amir saat ditemui di RS Bhayangkara.

Baca juga: SIASAT Licik Kiai Cabul di Pati Saat Dikejar Polisi, Pindah-pindah Kota Bahkan Sampai ke Jakarta

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga dari pihak manajemen PO ALS, pada saat kejadian Zulpan sedang tidak berada di balik kemudi. 

Korban diketahui tengah beristirahat di dalam bus, sementara kemudi dipegang oleh rekan sopirnya.

Hingga saat ini, proses identifikasi jenazah Zulpan masih berlangsung. 

SOSOK Maleh Sopir Cadangan ALS Kecelakaan, Sedang Istirahat dalam Bus: Keluarga Sempat tak Percaya
BERI KETERANGAN - Amir Husin adik ipar dari sopir serep bus ALS Zulpan Effendi alias Maleh (40) yang menjadi korban dalam tragedi kecelakaan di Muratara saat tiba di RS Bhayangkara Palembang, Kamis (7/5/2026)

Amir menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah meminta sampel darah untuk uji DNA, namun prosedur tersebut harus dilakukan oleh saudara kandung korban.

"Kami masih menunggu saudara kandung almarhum yang sedang dalam perjalanan dari Kota Bogor. Kami berharap proses identifikasi ini bisa berjalan cepat agar jenazah bisa segera kami bawa pulang," tambah Amir.

Zulpan Effendi merupakan satu dari belasan korban tewas dalam tabrakan hebat antara Bus ALS dan truk tangki minyak di Jalinsum Muratara pada Rabu (6/5) siang. 

Saat ini, tim DVI Polda Sumsel masih terus melakukan pemeriksaan medis dan pencocokan data post-mortem terhadap seluruh korban yang dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved