Berita Viral

Tragis Nenek 87 Tahun di Sumsel Tewas Dibunuh Anak Kandung dan Cucunya Karena Dendam Sejak Kecil

Tragis nenek 87 tahun di Sumsel tewas dibunuh anak kandung dan cucunya karena dendam sejak kecil

Tayang:
IST
TERSANGKA PEMBUNUHAN - Dua tersangka pembunuhan seorang lansia di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan (Sumsel) saat dipaparkan di Polres Muara Enim Kamis (7/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM – Tragis nenek 87 tahun di Sumsel tewas dibunuh anak kandung dan cucunya karena dendam sejak kecil.

Nasib tragis dialami seorang nenek berusia 87 tahun bernama Palahiyah yang tewas dibunuh anak dan cucunya.

Berdasarkan keterangan polisi, pelaku menghabisi Palahiyah karena dendam lama

Awalnya, Palahiyah dilaporkan hilang oleh keluarga pada 13 April 2026 ke Polsek Gelumbang.

Lalu, pihak keluarga bersama anggota Polsek Gelumbang melakukan pencarian dan penyelidikan

hingga akhirnya pada 22 April 2026 korban ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan sekitar 200 meter dari rumah korban di Lingkungan I, RT 05/RW 01, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang.

Korban ditemukan setelah keluarga melapor, 12 hari setelah dinyatakan hilang.

Baca juga: Pembagian Grup Piala AFF Digelar, Gubsu Bobby Pastikan Kesiapan Kualitas Stadion 

"Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi," ujar Wakapolres Muara Enim Kompol Toni Arman di Aula Satreskrim Polres Muara Enim, Kamis (7/5/2026).

Setelah ditemukan, langsung dilakukan autopsi dan hasilnya menunjukkan adanya indikasi korban meninggal akibat tindak kekerasan atau pembunuhan.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sembilan saksi,

polisi akhirnya mengidentifikasi dua pelaku, yakni anak korban berinisial N alias E (46) serta cucu laki-laki korban berinisial MIM alias Y (20).

Kedua pelaku diketahui tinggal serumah dengan korban.

“Awalnya kedua pelaku tidak mengaku, tetapi setelah melalui penyelidikan akhirnya pelaku mengakui perbuatannya.

Saat ini keduanya sudah diamankan dan diproses di Polres Muara Enim,” tegasnya.

Baca juga: Indonesia Masuk Grup A Piala AFF U19, Erick Thohir : Tidak Boleh Takut, Kita Bangsa Besar

Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP M. Andrian mengatakan E memiliki dendam karena sejak kecil dimarahi korban.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved