Berita Viral
Bikin Lomba Rasis, Wanita Ini Pamer Ibu dan Bapaknya Polisi Berpangkat: Laporin Sana, Kebal Hukum
Tak berhenti di situ, perempuan tersebut juga mengklaim aparat kepolisian tidak akan memproses laporan terhadap dirinya.
TRIBUN-MEDAN.com - Bikin lomba rasis, wanita ini pamer ibu dan bapaknya polisi berpangkat.
Saat ditegur, ia pun tak gentar.
Ia bahkan menantang warganet untuk melaporkannya.
Ia yakin laporan itu tak akan diproses bahkan mengaku kebal hukum.
Baca juga: Kemendikdasmen Kolaborasikan Sejumlah Program dengan DBL Indonesia, Salah Satunya Super Teacher
Baru-baru ini viral sebuah video seorang perempuan yang mengaku sebagai anak perwira polisi viral di media sosial.
Video ini viral pasalnya ia diduga membuat lomba komentar bernada rasis saat melakukan live streaming.
Dalam video lain, perempuan tersebut juga menantang warganet untuk melaporkannya ke polisi.
Baca juga: Pastikan Kondisi Prima, Brimob Polda Sumut Gelar Rikkes Berkala
Video itu ramai beredar setelah diunggah akun Threads @adhitya_303 pada Rabu (6/5/2026).
Hingga Kamis (7/5/2026) pagi, video viral telah disaksikan lebih dari 70 ribu tayangan.
Setidaknya terdapat dua video yang menjadi sorotan publik.
Video pertama memperlihatkan perempuan tersebut sedang melakukan live streaming sambil menyanyikan lagu All the Small Things milik Blink-182.
Dalam siaran langsung itu, muncul banyak komentar bernada rasis terhadap suku dan ras tertentu.
Ia juga turut menuliskan ajakan lomba komentar rasis berbunyi "komentar paling rasis gue tf 100rb".
Baca juga: Istri Syok Dengar Pengakuan Suami setelah 12 Tahun Menikah, Akui Pernah Lakukan Hubungan Terlarang
Warganet kemudian menuding live streaming tersebut dijadikan semacam “lomba” membuat komentar rasis.
Sementara video kedua memperlihatkan perempuan yang sama sedang membuat Instagram Story di lokasi dan waktu berbeda. Dalam rekaman itu, ia menanggapi kritik hingga ancaman pelaporan dari warganet.
“Saya pun rasis terhadap ras saya sendiri kok. Setiap ras pasti ada plus minus, tapi itu buat bahan jokes bukan kayak mendiskreditkan suku bangsa lain,” ucap perempuan tersebut dalam video yang beredar.
Baca juga: KONDISI Bocah SD Korban Pelecehan Oknum TNI Sertu MB Alami Depresi Berat, Membisu hingga Cakar Tubuh
Ia kemudian menantang warganet yang ingin melaporkannya ke kepolisian.
“Apa-apa dikasusin. Saya yang akan menang. Orang tua saya dua-duanya polisi dan bukan pangkat rendah,” katanya.
Tak berhenti di situ, perempuan tersebut juga mengklaim aparat kepolisian tidak akan memproses laporan terhadap dirinya.
“Anda mau ambil foto video saya terserah, laporin sana ke polisi paling kroco-kroconya orang tua saya. Kebal hukum,” ujarnya.
Pernyataan itu memicu kemarahan publik di media sosial. Banyak warganet menilai ucapan tersebut arogan sekaligus mencoreng institusi kepolisian karena membawa-bawa jabatan orang tua untuk menghadapi kritik publik.
Belakangan muncul berbagai opini warganet yang mengaitkan perempuan dalam video itu dengan keluarga perwira polisi di wilayah Jawa Tengah maupun Kota Semarang.
Baca juga: Pastikan Kondisi Prima, Brimob Polda Sumut Gelar Rikkes Berkala
Namun, Polrestabes Semarang membantah informasi tersebut dengan berkomentar pada unggahan akun Instagram @kasitau.info, yang mengabarkan kabar viral terkait.
Melalui akun Instagram resmi @polrestabessemarang_official pada Rabu malam, kepolisian menyatakan perempuan dalam video viral itu bukan anak anggota Polri yang bertugas di Polrestabes Semarang.
“Berdasarkan hasil penelusuran dan klarifikasi yang telah dilakukan, dipastikan bahwa yang bersangkutan bukan merupakan anak dari anggota Polri di Polrestabes Semarang,” tulis klarifikasi tersebut.
Polrestabes Semarang juga menegaskan informasi yang menyebut perempuan itu anak polisi di lingkungan mereka adalah hoaks.
Selain memberikan klarifikasi, kepolisian turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan rasisme maupun ujaran kebencian di media sosial.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan tindakan rasisme, ujaran kebencian maupun diskriminasi dalam bentuk apa pun,” tulisnya.
Kasus ini kini terus menjadi sorotan publik di media sosial, terutama terkait dugaan ujaran rasis serta pernyataan perempuan tersebut yang dinilai meremehkan proses hukum dan institusi kepolisian.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bikin-Lomba-Rasis-Wanita-Ini-Pamer-Ibu-dan-Bapaknya-Polisi-Berpangkat-Laporin-Sana-Kebal-Hukum.jpg)