Kecelakaan Bus ALS vs Truk

Sebelum Terjadi Kecelakaan Bus ALS vs Truk, Pengakuan Korban Selamat Bus Oleng, Penumpang Menjerit

Di antara penumpang selamat tersebut, Ngadiono (44) bersama istrinya, Jumiatun (34). Penumpang bus ALS tersebut tujuan Medan Sumatera Utara (Sumut).

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul
BUS ALS KECELAKAAN - Suasana di depan pool bus PO ALS di Jalan SM Raja, Kota Medan, Rabu (6/5/2026) malam. Kecelakaan hebat yang melibatkan bus ALS dan truk tangki di Sumsel, mengakibatkan 16 orang meninggal dunia termasuk kru dan penumpang bus. 

TRIBUN-MEDAN.com - Empat orang dinyatakan selamat dalam msibah kecelakaan maut bus ALS vs truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel Rabu (6/5/2026).

Di antara penumpang selamat tersebut, Ngadiono (44) bersama istrinya, Jumiatun (34).

Penumpang bus ALS tersebut tujuan Medan Sumatera Utara (Sumut).

Beginilah pengakuan Ngadiono detik-detik kecelakaan tersebut terjadi. 

TABRAKAN - Bus ALS terlibat tabrakan maut versus truk tangki pengangkut BBM di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026). Insiden ini menimbulkan kebakaran hebat dan menewaskan 16 orang. (Istimewa/tribunmedan.com)
TABRAKAN - Bus ALS terlibat tabrakan maut versus truk tangki pengangkut BBM di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026). Insiden ini menimbulkan kebakaran hebat dan menewaskan 16 orang. (Istimewa/tribunmedan.com) (Istimewa)

Ia sempat melihat bus itu tidak layak jalan saat melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

Sepanjang perjalanan, ia menyaksikan mobil tersebut tidak layak jalan.

Bus sempat mengalami kendala (trouble) pada bagian mesin dan radiator yang panas.

Namun, kerusakan tersebut sempat diatasi sopir hingga kenek bus, sehingga bus terus melaju menuju Kabupaten Muratara.

"Sempat rusak bagian mesin dan radiator, sempat diperbaiki lalu jalan lagi," ujar Ngadiono saat memberikan keterangan kepada sumber kepolisian yang meminta keterangan di Puskesmas Karang Jaya, Muratara.


Kekhawatiran Ngadiono pun akhirnya terjadi.

Bus tiba-tiba menghantam sesuatu, kemudian langsung disusul ledakan besar.

Api membesar dan membakar bus.

Ngadiono dan istrinya berupaya memanjat dan keluar melalui jendela untuk menyelamatkan diri.

Tak lama kemudian, aksi tersebut disusul oleh seorang penumpang lain.

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved