Berita Viral
PENGAKUAN Kernet Bus ALS Oleng Karena Hindari Lubang Berakhir Adu Kambing dengan Mobil Tangki
Inilah pengakuan kernet bus ALS yang selamat dari kecelakaan maut setelah tabrakan dengan mobil tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera
TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah pengakuan kernet bus ALS yang selamat dari kecelakaan maut setelah tabrakan dengan mobil tangki BBM.
Menurut pengakuan kernet yang selamat, bus ALS tersebut oleng karena menghindari sesuatu hingga menabrak mobil tangki yang sedang bongkar.
Akibat kecelakaan maut bus ALS dengan mobil tangi BBM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kelurahan Karang Jayo menewaskan 16 orang.
Rinciannya 14 orang dari Bus ALS orang, 2 orang dari mobil Tangki BBM .
Sementara penumpang selamat diinformasikan 4 orang, kini menjalani perawatan di Puskesmas Karang Jaya, 3 luka mengalami bakar serius, dan 1 lecet-lecet.
Ada pun identitas pengemudi Bus ALS yakni Alif (44 tahun) warga Jawa Tengah dengan kernet Saf (50) meninggal dunia dan M Fadli kondisi selamat hanya mengalami luka goresan.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Bus ALS vs Truk BBM, Penjelasan Polisi dan PT ALS, 16 Korban Tewas, 4 Selamat
Kemudian pengemudi mobil tangki BBM PT Seleraya atas nama Yanto dengan kondisi meninggal dunia dan penumpang Martini dengan kondisi meninggal dunia.
Kasat Lantas Polresta Muratara, AKP M Karim menyampaikan berdasarkan keterangan kernet bus yang selamat, ketika kejadian ini, bus oleng karena menghindari sesuatu saat melintas di lokasi kejadian.
"Bus masuk lubang akhirnya masuk jalur lainnya, mobil terjadi adu kambing, sementara mobil tangki posisinya bawa minyak mau bongkar," kata Karim pada wartawan.
Karim mengungkapkan dugaan penyebab kebakaran yakni diduga karena berasal dari minyak mentah menyambar ke mobil saat kecelakan.
"Sementara untuk ada motor, itu milik penumpang dalam bus itu, dari Bus ALS itu," ujarnya.
16 Kantong Jenazah di Bawa ke Lubuklinggau.
Kasatlantas menjelaskan untuk proses selanjutnya jenazah ini ditempatkan di RS Siti Aisyah menunggu keluarganya sementara waktu.
"Sejauh ini sudah satu persatu mengirim data ke Polres Muratara kemudian kedepan mungkin ada ciri-ciri khusus yang mereka kenali," bebernya.
Intinya sekarang dititipkan di rumah sakit terlebih dahulu nanti pihak Labfor yang akan mengidentifikasi secara langsung.
"Lalu kedepan mungkin akan diumumkan atau apa, kemudian untuk sopir tangki BBM itu sudah diketahui identitasnya yakni warga belani Kabupaten Muratara," ungkapnya.
Baca juga: Legenda ALS Berakhir Tragis di Jalur Neraka Jalinsum: Bus Tinggal Bangkai, 16 Nyawa Melayang
Diberitakan sebelumnya dalam video berdurasi 9 menit 35 detik tersebut, terlihat kobaran api raksasa disertai asap hitam tebal yang membumbung tinggi ke langit.
Suasana di tengah jalan lintas tersebut berubah menjadi sangat mencekam, ditambah dengan beberapa kali suara ledakan kecil yang diduga berasal dari ban atau tangki bahan bakar bus.
Kerumunan warga tampak menyaksikan kejadian dari jarak aman di pinggir jalan dan area perkebunan sawit sekitarnya.
Tidak sedikit warga yang syok melihat armada transportasi legendaris itu ludes hanya dalam hitungan menit.
"Coba telepon PLN, telepon Damkar!" teriak salah seorang warga di lokasi kejadian.
Perekam video juga terdengar memberikan informasi mengenai situasi tersebut.
"Di Karang Jaya, kejadian mobil bertumburan langsung kebakaran," katanya.
Bahkan, suasana makin dramatis saat terdengar suara kekhawatiran mengenai nasib para penumpang.
"Penumpangnya hampir kena bakar semua, tidak dapat turun," sambungnya dengan nada panik.
"Aduh, kepala manusia itu!" ujar warga lain yang menyaksikan api menghanguskan kendaraan.
Di lokasi, beberapa barang bawaan penumpang tampak berserakan di aspal jalan karena tidak sempat dievakuasi akibat api yang menjalar terlalu cepat.
Terlihat pula tumpahan buah-buahan dari sejumlah karung yang pecah.
Sejumlah warga setempat mencoba tetap berada di jarak aman, sementara yang lain sibuk mendokumentasikan kejadian tersebut.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Tribunsumsel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KECELAKAAN-BUS-ALS-Kecelakaan-Maut-Bus-ALS-vs-Mobil-Tangki-di-Muratara.jpg)