Berita Viral
Sosok Grace Natalie Dilaporkan 40 Ormas Terjerat Kasus Video Ceramah JK, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum
Inilah sosok Grace Natalie Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dilaporkan 40 ormas ke Bareskrim Polri
TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah sosok Grace Natalie Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dilaporkan 40 ormas ke Bareskrim Polri.
Adapun sosok Grace Natalie kini tengah menjadi sorotan setelah dilaporkan 40 ormas.
Grace Natalie dilaporkan puluhan organisasi kemasyarakatan terkait polemik pernyataan mengenai Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).
Kini sosoknya pun menjadi sorotan.
Lantas, siapa Grace Natalie?
Grace Natalie Louisa lahir pada 4 Juli 1982 di Jakarta.
Grace mengenyam pendidikan di SMAK 3 BPK Penabur, Jakarta.
Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikannya di Jurusan Akutansi Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII).
Dilansir TribunnewsWiki.com, sebelum berkecimpung di dunia politik, Grace pernah berkarier sebagai seorang jurnalis.
Di antaranya, Grace pernah menjadi penyiar di Liputan 6 yang tayang di SCTV.
Baca juga: Didominasi Rute Medan-Binjai, Penumpang KA Bandara Naik di Libur Panjang
Grace juga sempat mengembangkan kariernya di stasiun TV lain, seperti ANTV dan TVOne.
Ketika bekerja di TVOne, Grace Natalie berkesempatan mengikuti kursus kilat di Maastricht School of Management di Belanda pada Januari hingga April 2009 silam.
Namun, tak hanya di studio, Grace Natalie juga sempat terjun ke lapangan untuk liputan.
Grace Natalie pernah meliput tragedi tsunami Aceh 2004 dan meletusnya Gunung Talang Sumatera Barat.
Kemudian konflik Poso di Sulawesi Tengah hingga liputan terorisme Agustus 2009 di Temanggung, Jawa Tengah.
Menapaki karier di dunia jurnalistik, Grace Natalie menjadi salah satu pembawa acara berita terfavorit.
Grace Natalie pernah mendapat gelar Anchor of The Year 2008, serta Runner Up Jewel of the Station 2009 versi News Anchor Admirer.
Sebagai jurnalis, ia berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan beberapa tokoh internasional.
Beberapa diantaranya adalah Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta, CEO Forbes Steve Forbes, dan PM Thailand Abhisit Vejjajiva.
Namun, pada Juni 2012 Grace Natalie meninggalkan Tv One dan mencoba beralih dalam jabatan baru sebagai CEO Saiful Mujani Research and Consulting.
Sementara itu, Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali menegaskan partainya tidak memberikan bantuan hukum dalam perkara tersebut.
Menurutnya, pernyataan Grace merupakan sikap pribadi dan tidak mewakili posisi resmi partai.
“Pernyataan yang disampaikan oleh anggota partai, katakan Mbak Grace, itu adalah pernyataan pribadi,” ujar Ahmad Ali di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: JÈSTHAM Moisturizer Gel 16x Hyaluronan: Kulit Lembap Cerah dan Awet Muda dengan Teknologi Modern
Menurutnya, partai tidak akan memberikan pendampingan hukum karena persoalan yang dihadapi tidak berkaitan dengan kebijakan maupun instruksi organisasi.
“Secara kelembagaan kami pastikan tidak memberikan bantuan hukum karena ini harus dipertanggungjawabkan secara pribadi,” katanya.
Tak cuma Grace Natalie, laporan juga mencantumkan akademisi Ade Armando dan Permadi Arya.
Ketiganya dilaporkan oleh 40 ormas yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama.
Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI.
Perwakilan pelapor dari LBH Syarikat Islam, Gurun Arisastra, menyatakan laporan berkaitan dengan polemik unggahan potongan video ceramah Jusuf Kalla di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM).
“Kami mempermasalahkan polemik unggahan potongan video ceramah Bapak Jusuf Kalla yang dinilai mengandung narasi penghasutan,” ujar Gurun.
Para terlapor dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) tentang ujaran kebencian.
Selain itu, terdapat sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait penghasutan di muka umum.
Perkara masih dalam tahap awal penanganan oleh kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, Grace Natalie belum memberikan tanggapan terkait laporan tersebut.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Tribunnews
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Politikus-PSI-Grace-Nataliess.jpg)