Berita Viral

PENYEBAB Erin Marahi ART Hingga Berujung Dugaan Penganiayaan, Herawati Ngaku Dipukul Pakai Sapu

Ia membeberkan kronologi kejadian yang disebut berlangsung dalam satu hari dengan beberapa aksi kekerasan.

Tayang:
Instagram
DIDUGA ANIAYA ART - Erin dikabarkan terseret dalam dugaan kasus penganiayaan terhadap ART yang bekerja di kediamannya. Situasi tersebut disebut-sebut cukup memanas hingga membuat sang ART merasa terancam dan akhirnya memilih untuk melarikan diri demi mencari keselamatan. 

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi dalam rentang waktu yang sama, dimulai pada sore hari hingga malam.

“Ya hari itu. Malamnya dia. Jadi puncaknya dengan sapu lidi itu sore jam 3. Kemudian dilanjutkan lagi dengan tendang, ditendang. Dan itu dia pakai mukena salat Ashar, nendang saya,” lanjutnya.

Baca juga: Ketua PDIP Sumut Bagikan Ratusan Paket Sembako kepada Warga Parna di Aek Nabara

Atas kejadian tersebut Herawati melaporkan majikannya dengan tuduhan penganiayaan, tertanggal 29 April 2026.

Laporannya terdaftar dengan nomor LP/1680/IV/2026/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan.

Bantahan Erin
Rien Wartia alias Erin, mantan istri Andre Taulany, melalui kuasa hukumnya, membantah melakukan kekerasan terhadap mantan asisten rumah tangganya.

Siti Hajar, selaku kuasa hukum Erin, menyebut kliennya justru menjadi korban pencemaran nama baik. Tuduhan tersebut dinilai sebagai fitnah.

“Yang mana dalam hal ini Mbak Erin dikatakan melakukan penganiayaan, padahal tidak benar itu semua. Justru beliau menjadi korban fitnah dan pencemaran nama baik," kata Siti Hajar di Polres Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026).

Ia menjelaskan, informasi yang beredar disebut berasal dari pihak penyalur yang kemudian disampaikan oleh ART terkait. Namun menurutnya, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang jelas.

Ramdani, kuasa hukum Rien lainnya, menambahkan bahwa kliennya mengalami tekanan akibat tudingan tersebut. 

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tol Ketupat, Ambulans Hantam Truk Fuso, 2 Penumpang Meninggal

Ia memastikan pihaknya menindak tegas siapa pun yang terlibat jika tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

“Klien kami ini merasa sangat sakit. Apa yang disampaikan di media sosial itu tidak benar, tidak pernah ada. Media sosialnya pun akan kami kejar, pencemaran nama baik, fitnah, dan dalang-dalang di belakangnya,” tandasnya.

Meski demikian, pihak Erin tetap membuka ruang komunikasi jika ada keinginan untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved