Berita Viral

Sindiran Politisi PDIP Ribka Tjiptaning Sebut MBG Makan Beracun Gratis

Ribka yang punya latar belakang pendidikan dokter tersebut menyebut MBG sebagai "makan beracun gratis".

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
KERACUNAN MBG - Politisi PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning mengkritisi program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. FOTO DOK: Belasan siswa-siswi SD Swasta As Syifa di Deli Serdang diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di sekolahnya, Selasa (28/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Politisi PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning mengkritisi program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ribka yang punya latar belakang pendidikan dokter tersebut menyebut MBG sebagai "makan beracun gratis".

KADER PDIP- Ribka Tjiptaning, kader PDI Perjuangan
KADER PDIP- Ribka Tjiptaning, kader PDI Perjuangan (Youtube Gen Banteng)

Hal tersebut diungkap Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Kesehatan tersebut saat memberikan orasi dalam acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang digelar di GOR Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (3/5/2026).

Dalam orasinya, berulang kali untuk meminta buruh memilih antara program MBG atau pemenuhan hak-hak dasar.

"Kalau suruh memilih, saya tanya pada teman-teman semua yang hadir di sini. Buruh lebih baik senang dikasih MBG atau sekolah anak-anaknya gratis?" kata Ribka, saat memberikan orasi dalam acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang digelar di GOR Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (3/5/2026).

Massa yang hadir pun secara serempak dan bergemuruh menjawab lebih memilih sekolah gratis, lapangan kerja, dan kesehatan gratis.

"Apa MBG itu? Makan beracun gratis. Makan berulat gratis. Makan beling gratis. Bohong kalau menyehatkan anak-anak kita. Tidak betul!" ujar Ribka. 

Selain menyoroti program MBG, Ribka juga mengkritik pembagian bantuan sosial berupa sembako yang sering diberikan kepada pekerja saat peringatan Hari Buruh di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Jumat (1/5/2026).

"Kemarin saya lihat 1 Mei, buruh hanya dikasih sembako palingan harganya Rp 100.000. Tapi tidak menyelesaikan persoalan buruh. Outsourcing masih tetap outsourcing. Tidak menyelesaikan persoalan buruh. Bagaimana bayar kontrak rumah? Betul teman-teman ojek?" ungkapnya 

Pantauan Tribunnews.com di lokasi, acara ini dihadiri Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Hadir juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris, Wakil Sekretaris Jenderal PDIP sekaligus anggota DPR Komisi X Adian Napitupulu, hingga nggota Komisi III DPR Mercy Chriesty Barends.

Gaji Pencuci Piring MBG 3 Juta, Guru 800 Ribu

 Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara soal gaji pencuci piring MBG Rp 3,5 juta. 

Dadan mengakui banyak yang protes terkait kebijakan itu.   

"Makanya kita diprotes oleh banyak pihak karena lebih tinggi gaji karyawan, pencuci piringnya, omprengnya lebih tinggi dibanding guru honorer. Mereka (pencuci piring) bergaji Rp2,4 hingga Rp3,5 juta per bulan, guru mungkin hanya rata-rata Rp 600-Rp800 ribu,” kata Dadan saat kunjungan di Kampus Unhas, Makassar, Selasa (28/4/2026).

Padahal Dadan mengungkapkan BGN merekrut para relawan SPPG dari masyarakat yang tergolong dalam kategori desil 1 hingga 4.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved