Berita Viral

RASA SAYANG Dumaris Sitio ke Mantan Menantu Sebelum Dibunuh: Kok Sudah Lama Gak Ke Sini?

Dumaris terdengar baik menanyakan kabar mantan menantunya yang sudah lama tidak datang ke rumah. 

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Anisa Florensia Tumanggor (21), Dumaris Sitio (60), dan Lisbet Barasa (22). 

Beberapa hari sebelum kejadian, mereka sempat melakukan penggambaran lokasi target yang akan dirampok , yakni rumah korban.

Sebelum menghabisi nyawa Dumaris Sitio, pada 8 April 2026, AF dan SL ternyata sempat menggasak rumah keluarga Dumaris Sitio dan berhasil mengambil uang Rp4 juta.

Saat itu, di rumah korban hanya ada mantan suaminya Arnold Meha, diketahui berkebutuhan khusus, dan berhasil melarikan uang Rp 4 juta dari rumah tersebut. 

"Keduanya dari informasi yang kami rangkum dari tersangka sudah menikah siri dan sudah menjalankan aksi ini sebelumnya pada 8 April lalu, jadi ini aksi yang kedua,"ujar Dirkrimum Polda Riau Kombes pol Hasyim.

Aksi kedua berujung pembunuhan

Pada hari kejadian, 29 April 2026, otak pelaku AF menghubungi suaminya Arnold Meha yakni anak korban dan berjanji bertemu di sebuah ruko di Jalan Sudirman. Setelah bertemu di Jalan Sudirman tersebut, pelaku pun menuju ke rumah korban dan langsung masuk ke dalam rumah.

AF yang merupakan menantu ditemani L yang tidak lain adalah teman sekolah SMP AF di Sumut. "Sampai ke dalam rumah sempat salam korban dan cium tangan, dan ditanya mertuanya kok sudah lama tidak kesini,"ujar korban.

Saat ngobrol di dalam rumah, akhirnya seorang laki-laki yang merupakan eksekutor SL masuk dengan pura-pura menagih uang taksi online anaknya. 

Sambil membawa sebalok kayu yang sudah disiapkan dari hotel tempat mereka menginap, dengan cepat SL menghujam kayu tersebut ke bagian dada dan kepala korban hingga meninggal dunia.

Mayat korban pun langsung diseret ke kamar mandi dan meninggal ditempat, dua pelaku laki-laki itu juga merusak cctv di rumah korban. Saat bersamaan Arnold Meha, anak korban tiba di rumah dan langsung diajak ngobrol dua pelaku lainnya yang merupakan perempuan yakni AF dan L. Sehingga Arnold belum sampai masuk ke dalam rumah dan belum melihat kondisi ibunya yang sudah tergeletak meninggal dunia.

Berencana Eksekusi Anak Korban

Tidak hanya berencana menghabisi mertuanya, AFT dan komplotannya juga berencana menghabisi semua keluarga korban. Termasuk suaminya Arnold Meha. Saat itu, Arnold diajak untuk menemui keluarga pelaku di Minas Siak, dengan rencana pelaku juga akan mengeksekusi Arnold.

Arnold menaiki sepeda motor ditemani satu pelaku EW, sedangkan tiga lainnya naik mobil. Setibanya di Minas, pelaku mulai panik dan rencana untuk mengeksekusi Arnold batal. Akhirnya pelaku memberikan uang Rp 50 ribu kepada Arnold dan menyuruh kembali ke Pekanbaru.

Untuk motif pelaku sendiri sebagai otak pelaku AFT, karena mengaku sakit hati kepada keluarga korban setelah menjadi menantu selama setahun di rumah tersebut.

AF menikah dengan Arnold pada 2022 dan meninggalkan rumah mertuanya pada 2023 silam ke Medan. Alasannya sakit hati dan tersinggung dengan mulut korban dan keluarga tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved