Berita Viral

RASA SAYANG Dumaris Sitio ke Mantan Menantu Sebelum Dibunuh: Kok Sudah Lama Gak Ke Sini?

Dumaris terdengar baik menanyakan kabar mantan menantunya yang sudah lama tidak datang ke rumah. 

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Anisa Florensia Tumanggor (21), Dumaris Sitio (60), dan Lisbet Barasa (22). 

"Otak pelaku adalah AFT. Dia yang merencanakan untuk melakukan kejahatan ini," ungkap Pandra.

Lalu, pelaku LS berperan sebagai mencari kayu balok.

Kayu tersebut didapat pelaku saat menginap di salah satu hotel di Pekanbaru. 

Untuk pelaku EW, berperan sebagai membantu dalam kasus ini karena diajak oleh SL. 

"SL ini berteman dengan EW, jadi diajak ke Pekanbaru untuk melakukan pembunuhan dan perampokan tersebut," kata Pandra.

Selain itu, pelaku EW juga orang yang membawa anak korban, Arnold Meha atau suami sah dari AFT, dengan sepeda motor menuju Minas, Kabupaten Siak. 

Arnold Meha diketahui orang berkebutuhan khusus. 

Sementara, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua, mengatakan bahwa dua pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap.

Akhirnya, polisi pun menembak dua pelaku lelaki, SL dan EW.

"Dua pelaku diberikan tindakan tegas karena melawan petugas," kata Hasyim.

Baca juga: Empat Pelaku Pesta Narkoba di Medan Usai Bunuh Dumaris Sitio, Bawa Perhiasan Hingga Uang Korban

Petugas menembak kedua kaki kedua pelaku. 

Saat dikeluarkan dari mobil tahanan, kedua pelaku dibawa dengan kursi roda.

Berencana Ingin Habisi Seluruh Keluarga

Keempat pelaku ini sudah berada di Pekanbaru sejak Sabtu (25/4/2026) dan menginap di sebuah hotel melati di Jalan Riau.

Di sana mereka merencanakan yang awalnya ingin merampok, berubah menjadi ingin menghabisi semua isi penghuni rumah termasuk Arnold Meha, anak korban dan adik korban.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved