Berita Viral

Selamat dan Lisbet Dua Tersangka Pembunuh Dumaris Sitio Ditangkap Polisi di Binjai

Selamat (34) dan Libet (22) dua tersangka pembunuh Dumaris Sitio (60) lansia di Pekanbaru ditangkap polisi di Binjai

Tayang:
TRIBUN MEDAN
Empat pelaku perampokan dan pembunuhan Dumaris Deniwati Sitio (60) ditangkap pada Sabtu (2/5/2026). Dua orang ditangkap di Aceh Tengah, sedangkan dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatra Utara (Sumut). (Istimewa/Tribunmedan.com) 

TRIBUN-MEDAN.COM – Selamat (34) dan Libet (22) dua tersangka pembunuh Dumaris Sitio (60) lansia di Pekanbaru ditangkap polisi di Binjai.

Dua tersangka yang membunuh Dumaris Sitio seorang lansia di Pekanbaru diringkus di Kota Binjai, Sumatera Utara.

Setelah sebelumnya dua tersangka lainnya temasuk mantan menantu benama Anisa Tumanggor yang diduga dalang pembunuhan dan perampokan ditangkap, kini dua tersangka lainnya ditangkap di Binjai.

Adapun kedua identitas tersangka ialah Selamat alias Amat (34) warga Jalan Bale Redelong, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener meriah, Aceh, dan Lisbet Barasa (22) warga Jalan Pendidikan, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan.

"Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai dan tim gabungan Jatanras Polda Riau serta Polresta Pekanbaru mendapat informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya, bahwa tersangka Selamat dan Lisbet berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai," kata Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian, Minggu (3/5/2026). 

Mendapat informasi tersebut, tim gabungan langsung melakukan penyisiran. Pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, kedua tersangka diamankan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara. 

Baca juga: Donor Darah IDW Medan: Target 120 Kantong Darah untuk Pasien Membutuhkan

"Selanjutnya tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polres Binjai guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kemudian tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polresta Pekanbaru via jalur udara dari Bandara Kualanamu," kata Hizkia. 

Dikabarkan sebelumnya Dumaris ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4/2026) siang. 

Korban ditemukan oleh suaminya, Salmon Mena, dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.

Rekaman CCTV mengungkap jejak para tersangka. Dari empat tersangka tersebut, salah satunya diduga wanita berinisial AF yang merupakan menantu korban.

Detik-detik aksi pembunuhan itu juga terekam jelas di kamera CCTV. Awalnya, para tersangka datang menggunakan mobil hitam.

Seorang wanita berkaus hitam yang diduga adalah menantu korban berinisial AF masuk ke halaman rumah disusul wanita lain yang mengenakan jaket hoodie warna biru. Tak lama kemudian, dua orang pria menyusul keduanya.

Tak lama setelah itu, korban keluar dari dalam kamar dan membuka pintu menyambut tamu tersebut.

Baca juga: 2 dari 4 Tersangka yang Bunuh Lansia di Pekanbaru Diringkus Polisi di Kota Binjai, Ini Kronologinya

Wanita yang diduga menantunya sempat menyalami korban.

Entah apa yang mereka bicarakan. Namun, situasi saat itu terlihat normal-normal saja.

Hingga kemudian seorang pria yang diduga selingkuhan AF datang sambil membawa kayu balok.

Seketika itu ia memukulkan kayu tersebut ke kepala korban hingga terkulai.

Kasus ini mendapatkan atensi khusus dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Irjen Herry meminta jajaran Polresta Pekanbaru mengusut tuntas dan menangkap para tersangka tersebut. 

Koordinasi tiga Kepolisian Daerah (Polda) dalam perburuan empat pelaku perampokan dan pembunuhan Dumaris Deniwati Sitio (60) di Rumbai, Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4/2026) siang, membuahkan hasil maksimal.

Meski bersiasat kabur secara terpisah, jejak pelarian empat pelaku berhasil terendus tim gabungan Polda Riau, Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh.

Para pelaku itu akhirnya ditangkap pada Sabtu (2/5/2026). Dua orang ditangkap di Aceh Tengah, sedangkan dua lainnya diringkus di Kota Binjai, Sumatra Utara (Sumut).

Setelah ditangkap, foto para pelaku beredar cepat di media sosial (medsos).

Berdasarkan foto yang beredar pada Minggu (3/5/2026) dini hari, dua pelaku pria terlihat tak berdaya duduk di bagasi mobil dengan kondisi kedua kaki dibalut perban.

Sedangkan dua pelaku perempuan tampak tertunduk lesu duduk berdampingan di ruangan kantor polisi.

Baca juga: Bapenda Sumut Terapkan Aturan Bayar PKB Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Ini Syarat yang Harus Dilengkapi

Sejauh ini identitas pelaku yang mencuat di publik adalah Anisa Florensia boru Tumanggor.

Anisa merupakan mantan menantu Dumaris Sitio. Ia menikah dengan anak laki-laki Dumaris, berinisial A yang disebut-sebut berkebutuhan khusus.

Namun, pernikahan itu tak berjalan mulus. Keduanya dikabarkan sudah berpisah.

Dalam rekaman CCTV yang beredar di publik, Anisa Tumanggor terlihat mengenakan baju hitam dan celana kuning.

Anisa bersama seorang wanita tampak masuk ke rumah dari pintu depan yang dibuka oleh korban.

Saat masih di pintu, kedua perempuan itu mencium tangan Dumaris dan langsung masuk ke dalam rumah.

Anisa pun masih terlihat berbincang dengan korban sebelum seorang pria muncul secara tiba-tiba dan menghantamkan kayu ke arah korban.

Baca juga: Curanmor Resahkan Penginapan di Medan, Polisi Bekuk Pelaku dan Buru Komplotannya

PENAMPAKAN Pembunuh Dumaris Sitio, 2 Pria Tak Berdaya Kaki Diperban

Koordinasi tiga Kepolisian Daerah (Polda) dalam perburuan empat pelaku perampokan dan pembunuhan Dumaris Deniwati Sitio (60) di Rumbai, Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4/2026) siang, membuahkan hasil maksimal.

Meski bersiasat kabur secara terpisah, jejak pelarian empat pelaku berhasil terendus tim gabungan Polda Riau, Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh.

Para pelaku itu akhirnya ditangkap pada Sabtu (2/5/2026). Dua orang ditangkap di Aceh Tengah, sedangkan dua lainnya diringkus di Kota Binjai, Sumatra Utara (Sumut).

Setelah ditangkap, foto para pelaku beredar cepat di media sosial (medsos).

Berdasarkan foto yang beredar pada Minggu (3/5/2026) dini hari, dua pelaku pria terlihat tak berdaya duduk di bagasi mobil dengan kondisi kedua kaki dibalut perban.

Sedangkan dua pelaku perempuan tampak tertunduk lesu duduk berdampingan di ruangan kantor polisi.

*/tribun-medan.com

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved