Sumut Terkini
Bapenda Sumut Terapkan Aturan Bayar PKB Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Ini Syarat yang Harus Dilengkapi
Wajib pajak cukup memenuhi tiga syarat sederhana untuk pengesahan STNK dan pembayaran PKB tahunan.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut menerapkan program baru dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Kepala Bapenda Sumut Sutan Tolang Lubis mengatakan, saat ini Pemprov Sumut resmi menerapkan wajib pajak yang hendak membayar PKB tak perlu menyertakan KTP pemilik lama kendaraan.
Dikatakan Sutan, kemudahan ini berlaku bagi kendaraan yang telah berganti kepemilikan, namun belum dilakukan proses Bea Balik Nama (BBN).
Dijelaskannya, wajib pajak cukup memenuhi tiga syarat sederhana untuk pengesahan STNK dan pembayaran PKB tahunan.
“Saat ini masyarakat atau wajib pajak dapat membayar PKB tanpa harus menunjukkan KTP pemilik yang namanya sama dengan STNK. Jadi tidak perlu membawa KTP pemilik lama kendaraan bermotornya,” jelasnya, Minggu (3/5/2026).
Ia menjelaskan, persyaratan yang harus dipenuhi antara lain menunjukkan KTP pemilik kendaraan saat ini, STNK asli, serta menandatangani surat pernyataan berupa permohonan pemblokiran sekaligus komitmen melakukan balik nama pada 2027.
“Harapan kita dengan langkah kebijakan ini, bisa memudahkan masyarakat dalam membayar PKB tahunan. Semoga wajib pajak antusias datang ke seluruh Samsat di Sumut, khususnya bagi pemilik kendaraan yang data di STNK-nya masih atas nama pemilik sebelumnya,” tegasnya.
Penyerahan hak milik kendaraan bermotor, lanjutnya, dapat terjadi melalui berbagai proses seperti jual beli, hibah, warisan, atau tukar-menukar. Dengan kebijakan ini, kendala menghadirkan KTP pemilik lama tidak lagi menjadi hambatan.
Menanggapi itu, seorang warga Medan Baru, Irman sudah mencoba mengikuti program tersebut.
Menurutnya, proses pembayaran pajak kendaraannya sangat mudah dan cepat.
“Sebagai masyarakat, saya merasa termudahkan sekali. Dan prosesnya cepat, hanya lima menit. Padahal kami pikir bakal rumit. Tapi kalau syarat sudah dilengkapi harusnya cepat ya,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Diki Rahmansyah, yang sebelumnya kesulitan menghadirkan KTP pemilik lama kendaraan.
“Saya memang mau membayar pajak seperti biasa, tetapi ternyata per hari ini langsung disambut petugas dan dilayani, diberikan formulir tanpa harus bawa KTP pemilik lama. Ternyata mudah, cepat, dan lancar di tengah aktivitas kita yang padat,” sebutnya.
Diki pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan ini dengan mendatangi kantor Samsat di seluruh Sumut.
“Kalau ada yang bilang sulit, langsung saja datang dan buktikan. Apalagi pajak ini kan berguna untuk membangun Sumatera Utara,” jelasnya.
(Cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Kuasa Hukum Personel Polrestabes Medan Yang Dipatsus Sebut Kliennya Tak Terbukti Lakukan Pelecehan |
|
|---|
| Gerebek Kampung Narkoba di Air Joman, Polres Asahan Ringkus Bandar Sabu Ketengan |
|
|---|
| Polres Padangsidimpuan Ungkap Jual Beli Organ Macan Dahan dan Sisik Trenggiling, 2 Orang Ditangkap |
|
|---|
| Ditemukan Warga saat Nyangkul Tanah, Bom Sisa Perang di Langkat Dimusnahkan Jibom Brimob Polda Sumut |
|
|---|
| Bus Anak Sekolah Minggu Indrapura Masuk Jurang di Toba, Berikut Identitas Korban Luka-luka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bayar-PKB-Cukup-KTP-Asli-Kepala-Bapenda-Sumut.jpg)