Perang AS dan Israel vs Iran
Donald Trump Blak-blakan Tak Puas Proposal Terbaru Iran, Buka Opsi Serangan Besar-besaran
Presiden AS Donald Trump menyatakan ketidakpuasannya terhadap tawaran perdamaian yang diajukan oleh Iran.
"Kita sedang berada di tengah kemenangan besar. Ini adalah kemenangan yang belum pernah kita raih sejak Venezuela," lanjutnya.
Pernyataan presiden tersebut disampaikan setelah media pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran telah menyerahkan proposal kepada mediator Pakistan pada Kamis (30/4/2026) malam.
Perang yang dilancarkan oleh AS dan Israel dengan pada 28 Februari telah terhenti sejak 8 April dengan gencatan senjata.
Namun, hanya satu putaran pembicaraan yang telah berlangsung dan berakhir kegagalan.
Sementara itu, Iran terus memberlakukan blokade di Selat Hormuz, memutus pasokan minyak, gas, dan pupuk dalam jumlah besar dari perekonomian dunia.
Langikah itu dibalas AS dengan memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Kapal-kapal dari ataupun menuju pelabuhan Iran dicegat dan tidak diperbolehkan melintas. (*/tribunmedan.com)
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com
| UPDATE Perang Iran, Teheran Kirim Proposal Baru ke AS, Diserahkan Lewat Pakistan |
|
|---|
| AS Disebut Siapkan Opsi Serangan Udara atau Operasi Pasukan Khusus, Iran Aktifkan Pertahanan Udara |
|
|---|
| Trump Sebut Ekonomi Iran Kolaps, Mata Uang Rial Anjlok & Inflasi Tinggi, Warga Kehilangan Pekerjaan |
|
|---|
| Iran Ajukan Proposal Baru ke AS, Rencana Buka Kembali Selat Hormuz dan Akhiri Perang |
|
|---|
| Di Tengah Protes Keras Iran soal Blokade AS, Trump Malah Tambah Kapal Induk di Timur Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Presiden-Amerika-Serikat-Donald-Trump-1.jpg)