Berita Viral
AKSI May Day Bandung Berujung Ricuh, Pos Polisi dan Videotron Dibakar, Mobil Water Canon Dikerahkan
Kerusuhan terjadi dalam aksi May Day di kawasan simpang Tamansari-Cikapayang, Kota Bandung, Jumat (1/5/2026) malam.
TRIBUN-MEDAN.com - Kerusuhan terjadi dalam aksi May Day di kawasan simpang Tamansari-Cikapayang, Kota Bandung, Jumat (1/5/2026) malam.
Aksi massa berbaju hitam ini membakar ban dan menimbulkan kerusuhan.
Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, sejumlah massa nekat membakar pos polisi, videotron, dan kios yang jaraknya berdekatan hingga akhirnya kobaran api dipadamkan oleh petugas Damkar Kota Bandung dengan menurunkan tiga unit pemadam.
Sementara gerombolan masa yang anarkis langsung dibubarkan oleh aparat kepolisian berpakaian lengkap.
Bahkan polisi harus menggunakan mobil water canon agar gerombolan masa tersebut membubarkan diri.
Saat polisi tiba di lokasi, sejumlah masa berpakaian hitam tersebut langsung berlarian tak beraturan ke sejumlah ruas jalan.
Namun, polisi tak tinggal diam dan langsung melakukan pengejaran.
Baca juga: Bus Anak Sekolah Minggu Indrapura Masuk Jurang di Toba, Berikut Identitas Korban Luka-luka
Baca juga: Tak Harus ke Kota, Evi Wulandari Hadirkan Kuliner Modern Lewat Bikin Rindu Cafe
Hingga pukul 20.00 WIB sebagian polisi masih berjaga di sekitar lokasi, sedangkan petugas Damkar Kota Bandung masih terus berupaya melakukan pemadaman pos polisi, videotron, dan kios yang ludes dibakar massa.
Sedangkan kondisi arus lalu lintas dari berbagai arah terpantau mengalami kemacetan parah karena banyak pengendara yang berhenti untuk menyelamatkan diri.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait aksi kerusuhan dan pembakaran yang dilalukan oleh sekelompok massa tersebut.
Aksi May Day di Medan
Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Medan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Wali Kota bernyanyi bersama ribuan buruh yang memadati Gedung Pardede Hall, Kecamatan Medan Baru, Jumat (1/5/2026)
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir langsung dalam perayaan tersebut. Bahkan, ia tampak turun dari panggung dan berbaur bersama para buruh, bernyanyi bersama menciptakan suasana hangat dan akrab.
Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada perwakilan buruh. Selain itu, Wali Kota turut mengundi lucky draw dengan berbagai hadiah menarik, mulai dari handphone, sepeda hingga smart TV.
Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan peran penting buruh sebagai pilar utama pembangunan dan penggerak ekonomi.
“Buruh adalah denyut nadi ekonomi, kekuatan pembangunan, dan tonggak masa depan. Tanpa buruh, pembangunan hanyalah wacana belaka,” ujarnya disambut antusias para peserta.
Ia juga menekankan pentingnya kepastian kerja serta perlindungan terhadap hak-hak tenaga kerja. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja menjadi kunci dalam menciptakan kesejahteraan buruh.
Rico memastikan, aspirasi buruh yang menjadi kewenangan pemerintah pusat maupun provinsi akan tetap diperjuangkan oleh Pemko Medan.
“Kami memahami aspirasi buruh dan akan terus mengawal agar kesejahteraan, kepastian kerja, serta perlindungan hak dapat terwujud secara nyata,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen, Pemko Medan menyiapkan 10 poin strategis, di antaranya penguatan sinergi tripartit, pengawasan hak normatif pekerja, hingga upaya mendorong penetapan Upah Minimum Kota (UMK) yang lebih adil dan layak.
Rico juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas Kota Medan melalui dialog yang terbuka dan penuh persaudaraan.
“Kota ini milik kita semua, bukan hanya pemerintah atau pengusaha, tapi juga buruh. Mari kita perjuangkan hak-hak buruh demi Medan yang berkeadilan,” ucapnya.
Peringatan May Day 2026 ini diikuti sekitar 1.000 peserta dari unsur pekerja, perusahaan, dan pemerintah dengan mengusung tema
“Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”.
Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan sekaligus Ketua Panitia, Ramaddan, mengatakan kegiatan menjadi wadah mempererat hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Dalam rangkaian acara, perwakilan buruh juga membacakan pernyataan sikap yang kemudian diserahkan kepada Wali Kota Medan.
Selain itu, Pemko Medan turut menyalurkan bantuan sosial berupa 1.100 paket sembako kepada para pekerja.
Acara berlangsung tertib dan lancar, sekaligus menjadi momentum refleksi untuk terus menghormati hak-hak buruh serta memperkuat kolaborasi menuju visi “Medan untuk Semua, Semua untuk Medan”.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, Anggota DPRD Medan Lailatul Badri, serta unsur Forkopimda lainnya.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-jabar.id
| BERUSAHA Menambah Pemasukan, Bripka Budi Kerap Nyambi jadi Sopir Taksi Online, Kini Ditemukan Tewas |
|
|---|
| PDIP Sindir Prabowo Pamer MBG Saat Temui Buruh Pada May Day: Fokus Kesejahteraan Buruh Saja |
|
|---|
| KASAD Maruli Simanjuntak Lantik 1.202 Perwira Muda TNI AD, Lulusan Diktukpa Gelombang I Tahun 2026 |
|
|---|
| Viral Video Personel Polda Sumut Joget di Hiburan Malam, Kabid Humas: Tugas Penyelidikan Narkoba |
|
|---|
| PENYEBAB Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, Keluarga Niat Usir Lalat di Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/maydayysdff.jpg)