Berita Viral
Tanggapan Kapolsek, Viral 2 Preman Kampung Memalak Sopir di Tanjung Morawa, Minta Paksa 20 Ribu
Tayangan video yang memperlihatkan dua preman jalanan memalak sopir diunggah ke media sosial.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Lagi, viral aksi preman kampung memalak sopir truk yang melintas Jln Sei Blumai Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang jadi sorotan publik.
Tayangan video yang memperlihatkan dua preman jalanan memalak sopir diunggah ke media sosial.
Unggahan tersebut dibanjiri komentar geram dari netizen.
Aparat penegak hukum pun tak luput jadi sasaran kritik, karena dianggap tak bertindak tegas.
Dari video berdurasi 2 menit 2 detik yang beredar sempat ada adu mulut antara sopir truk dengan kedua pelaku.
Baca juga: Daftar Nama Korban Tewas Kecelakaan Kereta Api, 50 Korban Terluka Dirawat di RSUD Bekasi
Saat itu sopir menolak untuk memberikan yang Rp 20 ribu sesuai yang diminta.
Permintaan disertai ancaman.
Sopir menyebut baru bersedia memberikan apabila ada kwitansi resmi sehingga ada bukti mereka mengklaim ke perusahaan.
"Buat dulu kwitansinya kami dari PT (Perusahaan). Kami cari makan juga ini," ucap Sopir Truk.
Terdengar alasan sopir truk tidak mau memberikan uang lantaran sebelumnya sudah banyak mengeluarkan uang dari pemalak lain.
Disebut 10 ribu uang sopir sudah keluar sebelumnya.
Karena tidak mau memberikan uang ancaman keras pun sempat dilontarkan oleh para pelaku.
"Nggak ada uang lagi. Bakarlah (tantang balik sopir truk)," kata Sopir.
Saat ini 2 pelaku pungli ini sedang dicari oleh Polsek Tanjung Morawa.
Mereka sudah tidak lagi kelihatan di lokasi pemalakan yang diketahui berada di area dekat pertigaan simpang Jln Ekadura Desa Tanjung Morawa B.
Dari informasi informasi yang disampaikan pemerintah desa setempat kedua pelaku bernama Daniel dan Wawan.
Tanggapan Kapolsek
Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H Damanik menyebut pihaknya sudah melakukan tindaklanjut atas video yang beredar.
Disampaikan, peristiwa pemalakan terjadi pada, Jumat (24/4/2026).
"Sudah kami tindak lanjuti namun di lapangan sudah kosong. Kami dalami lagi ini. Kalau peristiwanya hari Jumat itu," sebut Jonni.
Baca juga: Temuan Terbaru KPK Soal 1 Juta Dolar Disiapkan untuk Pansus DPR, Skandal Korupsi Kouta Haji
Peristiwa pemalakan terhadap sopir truk bukan baru kali ini saja terjadi.
Peristiwanya sudah bertahun terjadi dan kerap kali viral.
Setelah viral para pelaku langsung dicari polisi dan dilakukan pembinaan.
Meski sudah dilakukan hal seperti itu tetap saja aksi serupa sering dirasakan para sopir.
(dra/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sosok-pelaku-pungli-yang-terekam-video-saat-melakukan-aksi-pemalakan.jpg)