Berita Viral

CUMA Gegara Cekcok Saat Main Futsal, Pelaku Dendam dan Siram Air Keras ke Wajah Korban di Jakbar

Penyiraman air keras terjadi di Jalan Dharma Wanita V, RW 01, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. 

TRIBUN MEDAN
TribunJakarta/Elga Hikari Putra PENYIRAMAN AIR KERAS - Lokasi penyiraman air keras yang terjadi di Jalan Dharma Wanita V, RW 01, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. 

TRIBUN-MEDAN.com - Penyiraman air keras terjadi di Jalan Dharma Wanita V, RW 01, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. 

Penyiraman air keras ini ditenggarai oleh masalah di lapangan futsal

Peristiwa penyiraman air keras itu terjadi pada Minggu (26/4/2026) sore sekira pukul 17.30 WIB.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi pada Senin (27/4/2026) siang, bekas siraman air keras masih terlihat di jalanan.

Seorang warga bernama Slamet mengatakan, berdasarkan penuturan korban, peristiwa itu bermula saat korban terlibat perselisihan dengan pelaku yang diduga terjadi setelah keduanya bermain futsal.

“Katanya habis sparing main bola atau futsal. Mungkin ada sikut-sikutan atau apa, terus jadi marah,” ujar Slamet saat ditemui di lokasi, Senin (27/4/2026).

Baca juga: PSI Soroti LKPJ 2025, Desak Wali Kota Evaluasi Kinerja PUD Pasar

Baca juga: Gagalkan Pencurian Motor, Buruh Tewas Ditikam Berkali-kali, Nekat Sendirian Kejar Pelaku

Menurutnya, situasi sempat memanas hingga berujung aksi kejar-kejaran di jalan. 

Korban yang saat itu menggunakan sepeda listrik dikejar oleh pelaku.

“Korban dikejar-kejar. Dia naik sepeda listrik, terus dikejar sama pelaku yang boncengan motor," kata dia.

Tak lama setelah itu, pelaku diduga langsung menyiramkan air keras ke arah korban.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sempat panik.

Korban diketahui mengalami luka di bagian tubuh sebelah kanan.

“Di bagian badan kanan. Awalnya katanya nggak terasa, tapi lama-lama panas,” kata Slamet.

Beruntung, saat kejadian korban masih dalam kondisi sadar.

Warga pun segera memberikan pertolongan dan korban kemudian dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Muka kayaknya nggak kena. Waktu itu masih sadar,” tambahnya.

Terkait hubungan antara korban dan pelaku, Slamet menduga keduanya kemungkinan saling mengenal karena sebelumnya bermain futsal bersama. 

Bahkan, beredar kabar bahwa pemicu cekcok juga berkaitan dengan taruhan pertandingan.

“Ada yang bilang karena pelaku kalah, nggak terima soal taruhan,” ujarnya.

Slamet mengatakan, korban merupakan warga RW 11 Rawa Buaya, sementara pelaku juga bukan berasal dari lingkungan tempat kejadian.

Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada malam hari setelah insiden terjadi.

“Semalam ada sekitar delapan orang polisi ke sini. Dari Polda juga ada dua orang,” tutur Slamet.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Baca juga: Usut Korupsi Rumah Susun Rp 6,4 Milliar, Kejati Sumut Geledah Kantor Satker PKP Sumatera

Baca juga: Gagalkan Pencurian Motor, Buruh Tewas Ditikam Berkali-kali, Nekat Sendirian Kejar Pelaku

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribun-jakarta.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved