Berita Viral

Gagalkan Pencurian Motor, Buruh Tewas Ditikam Berkali-kali, Nekat Sendirian Kejar Pelaku

Namun, pelaku ternyata membekali diri dengan senjata tajam dan melakukan perlawanan terhadap korban.

IST/Dokumen/Polsek Seberang Ulu I
OLAH TKP - Polisi saat melakukan olah TKP terhadap aksi pencurian sepeda motor terjadi di Palembang, tepatnya di kawasan Pasar 9/10 Ulu, Kecamatan Jakabaring. Sodri (36), seorang buruh harian lepas mengalami luka serius hingga tewas usai mencoba mengejar maling 

TRIBUN-MEDAN.com - Gagalkan pencurian motor, buruh tewas ditikam berkali-kali.

Ia nekat sendirian kejar pelaku.

Kasus ini terjadi di kawasan Pasar 9/10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Baca juga: Dua Laga Tersisa EPA Championship, PSMS U-19 Target Sapu Bersih

Korban diketahui bernama Sodri (36) yang berprofesi sebagai buruh harian lepas.

Sodri tewas setelah mecoba mengagalkan aksi pencurian sepeda motor yang terjadi pada Senin (27/4/2026) dini hari.

Kejadian bermula saat korban, Sodri (36), seorang buruh harian lepas, sedang berada di depan area Pasar 9/10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Baca juga: 700 Siswa SMP dan SMA Ikuti Methosa Cup 2026

Korban memergoki pelaku yang sedang mencoba mencuri sebuah sepeda motor di lokasi tersebut.

Berniat menggagalkan aksi kriminal tersebut, korban seorang diri berusaha mengejar pelaku.

Namun, pelaku ternyata membekali diri dengan senjata tajam dan melakukan perlawanan terhadap korban.

Dalam duel tersebut, pelaku menikam korban berkali-kali.

Gagalkan Pencurian Motor, Buruh Tewas Ditikam Berkali-kali, Nekat Sendirian Kejar Pelaku
OLAH TKP - Polisi saat melakukan olah TKP terhadap aksi pencurian sepeda motor terjadi di Palembang, tepatnya di kawasan Pasar 9/10 Ulu, Kecamatan Jakabaring. Sodri (36), seorang buruh harian lepas mengalami luka serius hingga tewas usai mencoba mengejar maling

Korban mengalami luka serius, yaknni luka tusuk di bawah tulang belikat kiri, luka tusuk di bawah lengan kiri, luka gores di bagian dada dan bahu.

Saksi di lokasi, Arman Saputra (satpam pasar), menerima laporan dari warga bahwa ada seseorang yang tergeletak bersimbah darah di depan pos keamanan. Saat dicek, korban sudah dalam kondisi kritis.

“Saya langsung cek ke lokasi, dan benar korban sudah tergeletak. Kami segera membawa korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang,” ujarnya.

Baca juga: 700 Siswa SMP dan SMA Ikuti Methosa Cup 2026

“Korban dinyatakan meninggal dunia setelah sampai di rumah sakit,” tambahnya.

Warga dan petugas keamanan segera mengevakuasi Sodri ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Nahas, setibanya di rumah sakit, pihak medis menyatakan nyawa Sodri tidak dapat diselamatkan. Korban mengembuskan napas terakhir akibat luka tusuk yang dideritanya.

Baca juga: Lirik Lagu Batak Sipandok Mauliate Ma Ho Dipopulerkan oleh Torgora Trio

Pada Senin siang, keluarga membawa jenazah ke rumah duka di Talang Jambe, Sukarami, dan resmi melaporkan kejadian ini ke SPKT Polrestabes Palembang.

Polsek SU I dipimpin Kompol Heri langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi di lokasi tempat kejadian penusukan.

“TKP langsung kami datangi untuk melakukan olah TKP serta memeriksa saksi-saksi guna dimintai keterangan,” ujarnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com 

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved