Berita Viral
Postingan Hotman Paris Viral, Polisi Gercep Bongkar Penyekapan Anak di Ancol, WN China Diamankan
Hotman Paris mengungkap informasi penyekapan anak di bawah umur oleh seorang warga negara asing di hotel Jakarta Utara.
TRIBUN-MEDAN.com - Postingan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di media sosial (medsos), mendapat respons cepat dari kepolisian.
Hotman Paris mengungkap informasi penyekapan anak di bawah umur oleh seorang warga negara asing di hotel Jakarta Utara.
Postingan itu diunggah akun Instagram Hotman Paris, @hotmanparisofficial, pada Sabtu (25/4/2026), lalu beredar viral.
Dalam unggahan itu, ditampilkan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang menyebut adanya seorang anak di bawah umur yang diduga disekap di dalam kamar hotel.
Informasi yang beredar juga menyebut adanya temuan narkotika dan sejumlah uang di lokasi kejadian, sehingga memicu perhatian publik di media sosial.
Pada unggahan lanjutan, terlihat foto seseorang mengenakan celana berwarna pink bermotif karakter Hello Kitty dalam posisi terlentang, sementara seorang yang diduga tenaga medis tengah melakukan pemeriksaan.
“Halo Polres Jakut! Cepat bergerak kasus di hotel Gr...d Jakut! Abg dicekokin nark....?! Diapai lagi! Pelaku orang asing,” tulis Hotman dalam unggahannya, Sabtu.
Polisi Gercep
Setelah unggahan Hotman Paris beredar viral, polis gerak cepat (gercep) mengungkap kasus tersebut.
Tim gabungan Polres Metro Jakarta Utara bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bergerak ke lokasi, dan menyelamatkan seorang anak perempuan berusia 17 tahun yang disekap di sebuah hotel kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Petugas langsung mengevakuasi korban dan memastikan kondisi anak tersebut dalam keadaan aman.
Selain itu, polisi mengungkap keberadaan 321 cartridge vape yang diduga mengandung zat etomidate.
Saat ini polisi telah mengamankan seorang warga negara (WN) China berinisial CH (50) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Temuan Narkotika
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengungkapan kasus ini tidak berhenti pada dugaan penyekapan.
Dari penggeledahan di lokasi, polisi menemukan barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika dalam bentuk cair dan serbuk.
Pengembangan kemudian dilakukan pada hari yang sama, sekitar pukul 05.00 WIB.
"Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sebanyak 321 cartridge vape mengandung Etomidate dari berbagai merek yang diduga siap diedarkan," ungkap Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (27/4/2026).
Selain ratusan cartridge siap edar, polisi juga menyita cairan Etomidate dalam botol, alat produksi sederhana, hingga bahan campuran perasa.
Temuan ini menguatkan dugaan adanya aktivitas peracikan narkotika di lokasi.
"Pengungkapan ini tidak hanya terkait dugaan penyekapan, namun juga mengarah pada penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis baru dalam bentuk cartridge vape yang mengandung Etomidate," jelasnya.
Jaringan Lebih Besar Didalami
Polda Metro Jaya kini mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas, termasuk dugaan keterlibatan sindikat narkotika lintas negara.
“Kami masih melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap jaringan yang lebih besar. Tidak menutup kemungkinan ini merupakan bagian dari sindikat narkoba yang terorganisir, termasuk keterlibatan pelaku lain,” tambahnya.
Polisi memastikan terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Upaya pengembangan terus dilakukan untuk membongkar jaringan peredaran narkotika tersebut sekaligus mencegah peredaran zat berbahaya di tengah masyarakat.
Kombes Budi Hermanto mengajak masyarakat untuk ikut mengawal perkembangan penanganan perkara ini.
Menurut dia, partisipasi publik penting untuk memastikan proses hukum berjalan transparan, profesional, dan akuntabel. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Sempat Viral, Rudy Mas'ud Coret Nama Adik dari Pemerintahan, Putuskan Tanggung Biaya Kursi Pijat |
|
|---|
| PERNAH Divonis 10 Bulan Penjara Terkait UU Cipta Kerja, Kini Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri |
|
|---|
| Balita 2 Tahun Meninggal di Cianjur, BGN Bantah karena Keracunan MBG, Orang Tua Ikut Buka Suara |
|
|---|
| Gerindra Geram Pernyataan Gubernur Kaltim Bandingkan Adiknya dengan Hasyim, Rudy Masud Minta Maaf |
|
|---|
| NASIB Dekan di Universitas Bengkulu Jadi Tersangka, Nekat Aniaya Guru Besar Perkara BKD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengacara-Hotman-Paris-Hutapea.jpg)