Berita Viral

NASIB Mantan Karyawan yang Bongkar Kekejaman dan Penganiayaan di Daycare Little Aresha

Beginilah nasib mantan karyawan yang bongkar kekejaman di Daycare Little Aresha, Yogyakarta

Tribunjogja.com/Miftahul Huda
TIDUR KAKI TERIKAT - Kolase daycare digerebek Polresta Yogyakarta dan bayi bayi tanpa baju terikat tali dugaan kekerasan penitipan anak. Salah satu wali murid berinisial HF, tak menyangka bahwa para pengasuh daycare tersebut bertindak keji kepada anak-anak. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Beginilah nasib mantan karyawan yang bongkar kekejaman di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.

Adapun kekejaman dan penganiayaan yang dilakukan di Daycare Little Aresha dibongkar mantan karyawan.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia mengungkap bahwa penggerebekan daycare Little Aresha di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta berawal dari laporan seorang mantan karyawan.

DAYCARE LITTLE ARESHA: Polisi mengungkap alibi para pelaku yang sudah jadi tersangka kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha. Pelaku mengaku ogah repot urus anak.
DAYCARE LITTLE ARESHA: Polisi mengungkap alibi para pelaku yang sudah jadi tersangka kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha. Pelaku mengaku ogah repot urus anak. (IST)

Kasus dugaan penganiayaan terhadap anak itu mencuat setelah karyawan tersebut mulai merasakan adanya kejanggalan dalam pola pengasuhan di tempat penitipan tersebut.

“Awalnya dari karyawannya itu melihat bahwa perlakuan terhadap bayi atau anak yang dititip itu kurang manusiawi,” kata dia saat dihubungi, Sabtu (25/4/2026).

Baca juga: NASIB Pria Panjat Tower Usai Kehilangan Pekerjaan di Bandung, Bujukan Warga dan Petugas Tak Digubris

Kecurigaan tersebut membuat karyawan itu akhirnya memilih untuk keluar dari pekerjaannya karena tidak lagi merasa nyaman dengan situasi di tempat tersebut.

“Tidak sesuai dengan hati nuraninya karena mungkin ada yang dianiaya juga mungkin kan.

Ditelantarkan, akhirnya dia merasa tidak sesuai hati nurani minta resign,” ujar Pandia.

Namun setelah mengundurkan diri, karyawan itu mengalami masalah lain karena ijazah miliknya diduga masih ditahan oleh pihak daycare.

“Ijazahnya ditahan sama pemilik sehingga dia melaporlah ke kita.

Sehingga kami dapat informasi seperti itu. Langsung ditindaklanjuti,” bebernya.

Baca juga: Istri Dibakar Suami Saat Hendak Salat Meninggal Dunia dengan Luka Bakar 100 Persen


Berdasarkan laporan tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan penelusuran dan menindaklanjuti informasi yang diterima.

Saat dipantau di lokasi pada Sabtu siang, bangunan daycare terlihat sudah tutup dan dipasangi garis polisi oleh petugas.

Dari informasi spanduk di depan lokasi, daycare itu diketahui menerima penitipan anak dengan rentang usia mulai 2 bulan hingga 8 tahun.

Orangtua Temukan Luka Lebam

Salah satu orangtua yang menitipkan anaknya di daycare itu, Aldewa, mengaku mengetahui kabar penggerebekan tersebut dari media sosial pada Jumat sore.

“Itu saya baca jam 5 ada ibu jemput katanya lihat di video sudah posisi diiket (anak) dan segala macam,” katanya saat ditemui di Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Ia pun mengakui sempat menemukan luka lebam di tubuh anaknya, anaknya yang berusia 3 tahun, namun mengira luka itu akibat terjatuh.

“Kalau bekas luka, terakhir kemarin dijemput mbahnya itu ada luka lebam di kaki.

Nah mbahnya enggak bilang apa-apa. Terus istri saya bilang kayaknya jatuh deh. 

Ya udah saya juga enggak tanya pihak sekolah,” ujarnya.

Selain itu, ia menyebut anaknya sempat menunjukkan tanda trauma, seperti menangis setiap hendak berangkat.

“Kalau pagi. Biasanya kalau mau sekolah mesti nangis.

Tapi kalau udah sampai 'cep' diem,” kata Aldewa.

*/tribun-medan.com

artikel ini telah tayang di Tribuntrends 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved