Berita Viral
PENJELASAN KAI Soal Penumpang Diduga Dilecehkan Sesama Jenis di KRL, Diselesaikan Kekeluargaan
Keduanya sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan setelah menyadari adanya kesalahpahaman terkait posisi saat berada di dalam kereta.
TRIBUN-MEDAN.com - Inilah penjelasan KAI soal penumpang teriak diduga dilecehkan sesama jenis di KRL,
Kasus ini berujung diselesaikan secara kekeluargaan.
Video teriakan seorang pria yang mengaku dilecehkan dalam KRL relasi Jakarta Kota–Bogor dan viral di media sosial.
Pria yang mengaku sebagai korban itu langsung meluapkan emosi di dalam gerbong yang tengah dipadati penumpang.
Korban adalah pria bernama Ilham Wirakus.
Dalam akun media sosialnya, Ilham mengurai cerita soal dugaan pelecehan seksual yang ia terima.
Diungkap Ilham, ia mendapat perlakuan tak menyenangkan dari sesama jenis di KRL.
Bukan asal menuduh, Ilham mengaku sudah memastikan dirinya dilecehkan setelah kereta melewati lima stasiun.
Artinya Ilham sudah menahan kekesalannya dilecehkan sesama jenis selama beberapa menit.
Hingga akhirnya kesabaran Ilham habis saat melewati stasiun keenam.
Disinyalir Ilham murka karena alat kelamin dan organ intimnya diremas oleh terduga pelaku.
"Guys sorry for crowd, gue juga tau semua capek, termasuk gue juga capek balik kerja, tapi gue dapet abuse man to man. 5 stasiun gue make sure kelamin gue sebelum gue ambil tindakan, so, what do u expect buat bela harga diri lu? be careful, semua orang bisa kena," ungkap Ilham.
Videonya usai dilecehkan sesama jenis viral, Ilham berterima kasih atas dukungan netizen.
Namun diakui Ilham, ia justru banyak diserang oleh netizen lain.
Ogah menggubrisnya, Ilham pun mengungkap perasaannya saat ini usai jadi korban pelecehan.
"Guys sorry for crowd, thx for believe and support me, sorry juga ga bisa bales satu satu karna buzzer udah mulai masuk ke akun gue, actually gue juga capek dan gamau kaya gini. Tapi gue defend buat harga diri gue. Dan gue juga kaget kenapa orang secepet itu buat videoin. Buat jadi pelajaran, anything can happen to everybody. Let me heal my trauma," imbuh Ilham.
Kata KAI
Pihak KAI Commuter membenarkan adanya insiden tersebut.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan kejadian ini terjadi di perjalanan Commuter Line pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 19.05 WIB.
Kejadian ini bermula dari dugaan tindakan yang membuat salah satu penumpang merasa tidak nyaman.
“Karena menimbulkan kegaduhan dan mengganggu kenyamanan pengguna lainnya, petugas Pengamanan KRL di atas kereta segera menangani dengan menurunkan keduanya untuk dibawa ke Pos Pengamanan Stasiun Pasar Minggu,” kata Leza dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).
Setelah diamankan, kedua pihak dimintai keterangan oleh petugas.
Namun, permasalahan tersebut tidak berlanjut ke ranah hukum.
Keduanya sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan setelah menyadari adanya kesalahpahaman terkait posisi saat berada di dalam kereta.
Selain itu, mereka juga menyampaikan permohonan maaf karena telah menimbulkan keributan yang mengganggu kenyamanan penumpang lain.
KAI Commuter mengingatkan seluruh pengguna untuk menjaga ketertiban selama berada di dalam kereta maupun di area stasiun.
"Selalu menghormati dan menjaga kenyamanan pengguna lainnya saat berada di dalam perjalanan Commuter Line,” tukasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KRONOLOGI-Pria-Dilecehkan-Sesama-Jenis-di-KRL-Sikap-Satpam-Bikin-Korban-bak-Pelaku-Disorot.jpg)