Berita Viral
Enam Polisi Paksa Geledah Mobil di Jakbar Diperiksa Propam, Tuduh Pengemudi Bawa Narkoba
Enam anggota polisi yang paksa geledah mobil di Jakarta dan tuduh pengemudi bawa narkoba di Jakarta Barat diperiksa Propam
TRIBUN-MEDAN.COM – Enam anggota polisi yang paksa geledah mobil di Jakarta Barat diperiksa Propam.
Adapun enam anggota polisi viral yang memaksa menggeledah mobil Cengkareng, Jakarta Barat kini diperiksa.
Sebelumnya, enam polisi itu memaksa geledah dan menuduh pengemudi baru saja mengambil narkoba.
Mereka mendapat laporan terkait dugaan adanya transaksi narkoba di lokasi tersebut.
Padahal sang pengemudi sedang dalam perjalanan pulang menuju Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Peristiwa ini membuat keenam polisi tersebut diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).
Baca juga: Sosok Hendrikus Pembunuh Nus Kei yang Postingannya Soal Kerjaan Bayaran Rp1 M Disorot
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (18/4/2026) sekira pukul 15.30 WIB, saat mobil itu tengah dalam perjalanan pulang menuju Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Dalam video yang beredar, mobil tiba-tiba dipepet oleh tiga sepeda motor yang membawa enam pria.
Mereka mengenakan pakaian hitam dan sebagian menutup wajah.
Para pria tersebut kemudian menghentikan kendaraan secara paksa dan mengaku sebagai anggota kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat.
Penumpang mobil itu menyebut ia mulai diikuti sejak melintas di depan Kompleks Casa Jardin, sebelum akhirnya dicegat di Jalan Daan Mogot.
"Sekitar jam 15.30 WIB mobil saya tiba-tiba dicegat tiga motor dan enam orang mengaku polisi dan teriak-teriak agar saya buka pintu mobil dan dituduh ambil narkoba dari kawasan Cengkareng," tulis keterangan dalam video yang viral.
Dalam kondisi panik, penumpang mobil akhirnya membuka pintu mobil.
Baca juga: Sosok Anak Bupati Sulsel Dipolisikan Usai Diduga Aniaya Pacar Karena Minta Putus
Salah satu pria kemudian masuk ke dalam kendaraan dan duduk di kursi belakang, ia terus meminta agar mobil ditepikan untuk dilakukan penggeledahan narkoba.
"Bapak dari mana tadi?" tanya pria itu dengan keras.
"Kita polisi, jangan takut," kata dia sembari menunjukkan kartu anggota.
Pria itu mendesak agar mobil ditepikan supaya bisa dilakukan penggeledahan narkoba.
Merasa situasi mencurigakan, penumpang mobil itu sempat menghubungi rekannya yang bertugas di Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Seorang pria keberatan dengan tindakan pengemudi yang menelepon rekannya.
"Nelponnya matiin dulu," pinta pria itu.
Baca juga: Bocoran Gaji Jose Mourinho, Tawarkan Diri Jadi Pelatih Real Madrid
"Jangan lama-lama. Entar malah mempersulit Bapak. Udah tenang saja," kata pria lainnya.
Tak lama setelah itu, para pria tersebut pergi meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.
Terkait tindakan anggota yang dinilai berlebihan, pihak kepolisian memastikan akan melakukan evaluasi.
Saat ini, para anggota yang terlibat tengah menjalani pemeriksaan internal oleh Propam untuk mempertanggungjawabkan tindakan mereka di lapangan.
Kasus ini pun masih berlanjut, dan polisi berupaya mencari identitas pengemudi mobil untuk dimintai klarifikasi lebih lanjut.
"Sampai saat ini kita lagi masih mencari identitas yang memviralkan videonya ini untuk mau kita mediasikan. Iya, sekarang kita masih berusaha buat nyari," ucap Reza.
*/tribun-medan.com
(Kompas.com/TribunJakarta.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/NASIB-6-Polisi-Paksa-Mau-Geledah-Mobil-di-Jakarta-Barat-Tuduh-Pengemudi-Baru-Ambil-Narkoba.jpg)