Berita Viral
TANGIS Histeris Anak Korban Kecelakaan, Seluruh Keluarganya Tewas, Dohan Menolak Ikut Pergi Bersama
Empat orang satu keluarga yang tewas dalam peristiwa kecelakaan, itu terdiri atas bapak, ibu, anak, dan cucu.
TRIBUN-MEDAN.com - Pilu tangis histeris anak korban kecelakaan di Blitar.
Seluruh keluarganya tewas dalam kecelakaan.
Sementara anak laki-laki yang diketahui bernama Dohan itu tinggal di rumah karena menolak ikut pergi bersama keluarganya.
Baca juga: Kebakaran Hebat Hangus 4 Rumah di Kawasan Padat Penduduk Polonia Medan
Korban berangkat dari Blitar ke Banyuwangi naik mobil pada Jumat (17/4/2026) sore.
Korban ke rumah saudara di Banyuwangi untuk jagong bayi.
Pada Sabtu (18/4/2026), korban perjalan pulang dari Banyuwangi ke Blitar.
Mobil yang dikendarai korban terlibat kecelakaan beruntun di Probolinggo.
Baca juga: Polsek Medan Labuhan Respons Cepat Laporan Kepling, Amankan Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak
Seperti diketahui, empat orang satu keluarga warga Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, tewas dalam peristiwa kecelakaan beruntun di Jalan Raya Probolinggo-Lumajang, Dusun Krajan, Desa Malasan Wetan, Tegalsiwalan, Probolinggo, Sabtu (18/4) malam.
Empat orang satu keluarga yang tewas dalam peristiwa kecelakaan, itu terdiri atas bapak, ibu, anak, dan cucu.
Keempat korban, yaitu, Sutrisno (60), Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), dan Giovano Malik Ibrahim (3).
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Kecelakaan bermula saat truk trailer bernomor polisi B 2965 UEJ yang dikemudikan Cecep Adi Sucipto, 46, warga Kutorejo, Mojokerto, melaju dari arah selatan menuju ke utara.
Diduga truk mengalami rem blong beberapa meter sebelum lokasi kejadian di tengah kondisi jalan yang menurun.
Pada saat bersamaan, terdapat lima kendaraan yang sedang berhenti karena menunggu kereta api melintas.
Truk menghantam sejumlah mobil termasuk mobil korban yang sedang berhenti menunggu kereta api melintas di lokasi.
Anak Laki-laki Korban Histeris
Kepala Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Arba Hidayatullah memastikan, empat korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan di Probolinggo adalah warganya.
Perwakilan keluarga sudah datang ke Probolinggo untuk memastikan identitas dan kondisi jenazah korban.
"Tadi, habis subuh, kakak korban berangkat ke Probolinggo untuk memastikan identitas korban. Keempat korban kecelakaan itu memang betul warga kami. Kami juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga," kata Arba ditemui di rumah duka, Minggu (19/4/2026).
Arba mengatakan, jenazah keempat korban diperkirakan tiba di rumah duka Dusun Pundensari, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB-16.00 WIB.
Baca juga: Mabes Polri Periksa Senpi di Polres Batubara, Hasilnya Aman dan Terawat
"Informasinya, dari Probolinggo jenazah korban sudah disucikan. Saat tiba nanti, jenazah berhenti di depan rumah duka, kemudian disalatkan di Masjid, terus dimakamkan," ujarnya.
Riyanto, adik korban mengatakan, mendapat kabar musibah yang menimpa kakaknya pagi waktu subuh.
Riyanto segera menghubungi kakaknya yang lain untuk memastikan kabar tersebut ke Probolinggo.
Baca juga: Polsek Sosa Padanglawas Amankan Turnamen Sepak Bola Ujung Batu, Laga Berlangsung Kondusif
"Kakak saya lainnya yang berangkat ke Probolinggo untuk memastikan kabar itu," katanya.
Dikatakannya, korban memiliki dua anak, perempuan dan laki-laki.
Anak perempuan korban ikut dalam rombongan satu mobil yang mengalami kecelakaan.
"Anak laki-lakinya yang di rumah. Jadi satu mobil itu ada korban, istri, anak perempuan, dan cucunya," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/TANGIS-Histeris-Anak-Korban-Kecelakaan-Seluruh-Keluarganya-Tewas-Dohan-Menolak-Ikut-Pergi-Bersama.jpg)