Berita Viral
Sosok Rizal Guru Honorer Syok Mendadak Jadi Pemilik Ferrari Rp4,2 M, Foto KTP Dipalsukan
Sosok Rizal guru honorer di Kuningan Jawa Barat syok mendadak tercatat jadi pemillik mobil mewah Ferrari Rp4,2 miliar
TRIBUN-MEDAN.COM – Sosok Rizal guru honorer di Kuningan Jawa Barat syok mendadak tercatat jadi pemillik mobil mewah Ferrari Rp4,2 miliar.
Padahal tak pernah membeli, Rizal guru honorer masuk dalam daftar pemilik kendaraan mobil mewah Ferrari 458 Special e Aperta seharga Rp4,2 miliar.
Padahal, sehari-hari ia hanya mengandalkan mobil Kijang lawas dan satu unit sepeda motor untuk beraktivitas.
Tanpa pernah memiliki uang miliaran rupiah, identitasnya mendadak tercatat sebagai pemilik mobil mewah Ferrari 458 Speciale Aperta seharga Rp 4,2 miliar.
"Awalnya dari teman saya di sekitar rumah, ada yang mengasih kabar bahwa 'Aa Rizal katanya beli Ferrari'. Terus saya cek ke Samsat, ternyata benar. Ya kaget, terkejut," ujar warga Desa Winduherang, Kecamatan Cigugur ini pada Kamis (16/4/2026) petang.
Baca juga: Kritikan Feri Amsari soal Swasembada Pangan Berujung Laporan Polisi, Ini Kata Pelapor Itho Simamora
Kejadian ini diduga kuat merupakan tindak pencatutan identitas yang terencana.
Rizal menceritakan, rangkaian peristiwa bermula pada Kamis (2/4/2026) siang saat ia menerima telepon dari orang tak dikenal.
Pelaku Pinjam Data Identitas
Dalam percakapan tersebut, si penelepon bermaksud meminjam data identitas Rizal dengan alasan untuk keperluan pembelian mobil milik atasannya.
Meski sempat diiming-imingi uang jutaan rupiah, Rizal dengan tegas menolak.
"Ada yang nelpon, 2 April tuh, minta data diri untuk pembelian mobil untuk bosnya, tapi saya menolak.
Berapa menit kemudian teh, telpon lagi, iming-iming imbalan Rp 5 juta, tapi saya tetap nolak," ungkap Rizal.
Namun, penolakan tersebut rupanya tidak menghentikan aksi pelaku.
Sepekan setelah telepon misterius itu, tepatnya pada 9 April 2026, transaksi pembelian mobil mewah tersebut resmi tercatat menggunakan identitas Rizal.
Rasa penasaran membawa Rizal mendatangi kantor Samsat Polres Kuningan pada Selasa (14/4/2026).
Baca juga: ALASAN Kades Ajak Pengeroyoknya Sholawat Bareng, Pikirkan Nasib Keluarga Pelaku: Ingin Mengabdi
Setelah melakukan pengecekan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), ia mendapati fakta mencengangkan.
Ia tidak hanya terdaftar sebagai pemilik Ferrari, tetapi juga menemukan adanya pemalsuan dokumen fisik.
Di kantor BPKB, Rizal melihat fotokopi KTP yang digunakan untuk administrasi kendaraan tersebut memang mencantumkan data dirinya, namun foto yang tertera adalah wajah orang lain.
"Di kantor BPKB, mendapati dokumen fotokopi KTP dengan data diri saya, namun menggunakan foto orang lain," jelasnya.
Ketakutan utama Rizal saat ini adalah beban pajak kendaraan mewah (pajak progresif) yang bisa mencapai angka ratusan juta rupiah per tahun.
Selain itu, ia khawatir jika kendaraan tersebut terlibat dalam tindak pidana atau masalah hukum di masa depan.
Atas saran petugas, Rizal segera melakukan langkah antisipasi:
Pemblokiran Data: Melakukan pemblokiran kendaraan melalui aplikasi resmi agar tagihan pajak tidak jatuh kepadanya.
Laporan Polisi: Mendatangi Satreskrim Polres Kuningan untuk melaporkan dugaan pemalsuan identitas.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Tribunjatim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/AWAL-Mula-Guru-Honorer-Dicatut-Beli-Ferrari-dan-Motor-Touring-Ketakutan-Ditagih-Pajak-Ratusan-Juta.jpg)