Berita Viral
NASIB Mahasiswa Untirta Intip dan Rekam Dosen di Toilet Kampus, Ngaku Sudah Beraksi 5 Kali
Beginilah nasib mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten yang intip dan rekam dosen di toilet kampus
TRIBUN-MEDAN.COM - Beginilah nasib mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten yang intip dan rekam dosen di toilet kampus.
Adapun mahasiswa berinisial MZ melakukan pelecehan seksual dengan merekam dosen perempuan di dalam toilet kampus.
Kini MZ resmi dijatuhi sanksi drop out (DO) setelah terbukti merekam dosen perempuan di dalam toilet kampus.
Tak hanya berhenti pada sanksi administratif, kasus ini kini juga ditangani aparat penegak hukum.
MZ yang tercatat sebagai mahasiswa D3 Perbankan dan Keuangan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untirta, dijatuhi sanksi tingkat berat.
“Dilepaskan hak dan kewajibannya sebagai mahasiswa atau di-drop out,” ujar Humas Untirta, Adhitya Angga Pratama, Selasa (14/4/2026).
Sanksi dijatuhkan setelah melalui pemeriksaan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS), yang menyatakan pelaku terbukti melakukan pelecehan dengan merekam aktivitas korban di dalam toilet.
Baca juga: Calon Polwan di Jambi Dirudapaksa Oknum Polisi, Ditonton Hingga Disoraki, Hotman Paris Siap Bantu
Kasus ini tidak berhenti di lingkungan kampus. Laporan telah masuk ke Polda Banten dan kini dalam tahap penyidikan.
Hasil pemeriksaan mengungkap fakta yang lebih mengkhawatirkan. MZ mengaku telah merekam aktivitas perempuan di dalam toilet sebanyak lima kali.
Aksi tersebut tidak hanya dilakukan di area kampus, tetapi juga di fasilitas umum, termasuk toilet SPBU di wilayah Banten.
Temuan ini mengindikasikan bahwa tindakan pelaku bukan kejadian spontan, melainkan dilakukan secara berulang.
Baca juga: Sosok Anggota DPRD Ngamuk Aniaya Wanita Sampai Babak Belur di Tempat Karaoke Bandungan
Sebelumnya kasus ini terungkap dari kejelian korban. Saat berada di dalam bilik toilet, korban menyadari adanya ponsel yang mengarah ke dalam ruang privat tersebut.
Tanpa menimbulkan kecurigaan, korban keluar dengan tenang dan langsung mengamankan pelaku di luar kamar mandi.
Pelaku sempat membantah dan berusaha mengelak.
Namun, saat ponselnya diperiksa, ditemukan sejumlah foto dan video dengan modus serupa yang memperkuat dugaan pelecehan berulang.
Pihak Untirta menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan kampus.
Sanksi DO terhadap MZ disebut sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berintegritas.
“Jangan ragu melaporkan segala bentuk kekerasan di lingkungan kampus,” tegas Angga.
Kasus ini juga memicu sorotan dari kalangan mahasiswa yang mendesak agar penanganan dilakukan secara transparan, tuntas, serta memberikan perlindungan maksimal bagi korban.
Baca juga: Usai Gagal Negosiasi, Presiden AS Donald Trump Minta Iran Tak Kembangkan Nuklir
(*TRIBUN-MEDAN.COM)
Sumber Tribunnews
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Mahasiswa-untirta-kepergok.jpg)