Berita Viral
Daftar Nama 11 Korban Meninggal Akibat Longsor di Cisarua Teridentifikasi,Masih Ada Korban Tertimbun
Berikut daftar nama 11 korban bencana longsor dan banjir bandang di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Ringkasan Berita:Korban Bencana longsor dan Banjir Cisarua Bandung
- Kondisi tanah yang jenuh air memicu longsor besar pada dini hari,disertai aliran banjir bandang dari kawasan perbukitan.
- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri sudah menerima 25 kantong jenazah hingga Minggu (25/1/2026)
- 11 jenazah sudah berhasil diidentifikasi. Adapun 10 jenazah yang teridentifikasi dengan kondisi utuh dan satu potongan tubuh.
- Dugaan masih terdapat korban yang diduga tertimbun dan belum berhasil dievakuasi.
TRIBUN-MEDAN.com - Berikut daftar nama 11 korban meninggal akibat bencana longsor dan banjir bandang di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Indentifikasi sudah dilakukan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri
Tim sudah menerima 25 kantong jenazah hingga Minggu (25/1/2026) pukul 17.00 WIB.
"Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 25 kantong jenazah telah diterima di Pos DVI. Jumlah tersebut bertambah setelah ditemukan tiga jenazah utuh tambahan," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan dalam keterangannya, Minggu.
Dari jumlah tersebut, 11 jenazah sudah berhasil diidentifikasi. Adapun 10 jenazah yang teridentifikasi dengan kondisi utuh dan satu potongan tubuh.
Sementara sisanya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem.
"Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh oleh tim DVI Polri bersama unsur terkait, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan ketelitian ilmiah," tuturnya.
Saat ini, kata Hendra, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur relawan lainnya menghentikan sementara proses pencarian dan evakuasi akibat kondisi lapangan. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada esok hari.
Adapun dugaan sementara masih terdapat korban yang diduga tertimbun dan belum berhasil dievakuasi.
Tim DVI menyampaikan bahwa proses identifikasi dapat dilakukan lebih cepat apabila kondisi jenazah dalam keadaan utuh dan memiliki identitas pendukung.
Namun, untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, seperti bagian kaki, diperlukan waktu lebih lama untuk proses pencocokan data ante mortem.
Lebih lanjut, Hendra memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar seluruh personel SAR, TNI-Polri, tenaga medis, relawan, rekan media, serta keluarga korban yang menanti kabar diberikan kekuatan dan keselamatan selama proses kemanusiaan ini berlangsung.
Adapun korban yang telah berhasil diidentifikasi adalah:
1. Suriana (L), 57 tahun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/longsor-Cisarua-Bandung-Barat.jpg)