OTT KPK di Pati
FANTASTIS Hasil Pemerasan Bupati Sudewo, Satu Kecamatan Saja Raup Rp2,6 Miliar
Pemerasan lewat kaki tangan Sudewo yang berujung OTT ternyata cuma terjadi di satu kecamatan saja.
Ringkasan Berita:Pemerasan ala Bupati Sudewo
- Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkap pemerasan calon perangkat desa yang dilakukan Bupati Pati Sudewo hanya terjadi di Kecamatan Jaken.
- Barang bukti yang diamankan mencapai Rp 2,6 miliar.
- Di Kabupaten Pati tercatat ada 21 kecamatan. Total ada 601 formasi perangkat desa yang kosong dan pengisiannya telah dirancang oleh Sudewo.
- Pada November 2025 Sudewo bersama Tim 8 membahas rencana pengisian 601 posisi perangkat desa yang ada di 21 kecamatan.
TRIBUN-MEDAN.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo mengungkap fakta baru tentang pemerasan calon perangkat desa yang dilakukan Bupati Pati Sudewo
Pemerasan lewat kaki tangan Sudewo yang berujung Operasi Tangkap Tangan (OTT) ternyata cuma terjadi di satu kecamatan saja, yakni Kecamatan Jaken.
Barang bukti yang diamankan KPK dari hasil pemerasan di kecamatan itu cukup fantastis, mencapai Rp 2,6 miliar.
Budi Prasetyo mengatakan, di Kabupaten Pati tercatat ada 21 kecamatan.
Total ada 601 formasi perangkat desa yang kosong dan pengisiannya telah dirancang oleh Sudewo untuk dilakukan penarikan uang kepada setiap orang yang mendaftar.
Disampaikan Budi, pada November 2025 Sudewo sudah melakukan pembahasan bersama Tim 8 untuk rencana pengisian formasi perangkat desa di 601 posisi yang ada di 21 kecamatan.
Dengan hasil pemerasan Rp 2,6 miliar di satu kecamatan, jika dikalkulasi di 21 kecamatan yang ada di Pati, maka nilainya bisa lebih dari Rp 50 miliar.
"Dalam peristiwa tertangkap tangan kemarin, itu baru dari satu kecamatan. Barang bukti yang diamankan Rp 2,6 miliar," jelas Budi.
KPK Terima Info Pengepul Kembalikan Uang Pemerasan
Setelah OTT Sudewo dkk, Budi mengatakan, KPK menerima informasi adanya pengepul yang langsung mengembalikan uang pemerasan kepada para calon perangkat desa.
"Ini kami mendapatkan informasi, sehingga kami mengimbau untuk pengembaliannya nanti silakan kepada penyidik KPK sehingga ini juga bisa menjadi barang bukti untuk nanti dilakukan pengembangan penyidikan," jelasnya.
KPK menduga Sudewo memasang tarif Rp 125-150 juta ke calon perangkat desa.
Namun, tarif itu dinaikkan oleh para anak buahnya menjadi Rp 165-225 juta untuk setiap calon perangkat desa.
Selain Sudewo, ada tiga orang lain yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu:
1. Abdul Suyono selaku Kades Karangrowo, Kecamatan Jakenan;
2. Sumarjiono selaku Kades Arumanis, Kecamatan Jaken;
3. Karjan selaku Kades Sukorukun, Kecamatan Jaken.
Penggeledahan dan Sita Ratusan Juta
| REAKSI Masyarakat Pati Usai Bupati Sudewo Jadi Tersangka, AMPB Senang Tapi Ada Sedihnya |
|
|---|
| PENAMPAKAN Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Terlibat Suap Jabatan Perangkat Desa |
|
|---|
| Profil dan Harta Kekayaan Bupati Sudewo yang Kena OTT, Pernah Bikin Kontroversi PBB Naik 250 Persen |
|
|---|
| Sehari 2 Kali OTT, Setelah Madiun, KPK juga Operasi Senyap di Pati Jawa Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Barsang-bukti-OTT-Bupati-Pati-Sudewo.jpg)