Berita Sumut

Kasihan Kondisi Anak Korban Peluru Nyasar di RS Pirngadi, Tertembak saat Tawuran di Medan Belawan

Seorang anak balita terkena peluru nyasar saat pecah tawuran di Medan Belawan. Peluru mengenai mata korban

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PELURU NYASAR - Seorang anak berusia 5 tahun menjadi korban peluru nyasar senapan angin, saat itu korban dan orang tua melintasi Jalan Medan Belawan, tepatnya aksi tawuran antar kedua kelompok, Senin (5/1/20206) 

Ringkasan Berita:Anak Balita Kena Peluru Nyasar
 
  • Korban Asmi Anggraini (4) terken apeluru nyasar saat pecah tawuran di Medan Belawan
  • Hasil rontgen, peluru bersarang di rongga kepala
  • RSUD Dr Pirngadi tidak memiliki dokter mata
  • Operasi pengangkatan proyektil belum bisa dilakukan

 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Seorang anak balita terkena peluru nyasar saat pecah tawuran di Medan Belawan.

Anak tersebut bernama Asmi Anggraini (4), kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUD Dr Pirngadi Medan Gibson Girsang mengatakan pihaknya sudah menangani Asmi.

Mereka juga sudah melakukan Computed Tomography Scan (CT Scan) ke bagian mata korban.

Peluru yang bersarang diduga dari senapan angin.

"Hasil rontgen itu, bentuk peluru di rongga kepala. Dari dokter kami bilang, itu peluru saja dan masih bersarang di kepala,"kata Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUD Dr Pirngadi Medan Gibson Girsang, Selasa (6/1/2026).

Meski sudah ditangani dan diketahui keberadaan proyektil.

Namun untuk operasi pengangkatan belum dilakukan, karena RSUD Dr Pirngadi tidak memiliki dokter mata.

Mereka sedang berkordinasi dengan RS Universitas Sumatera Utara (USU) dan RSUP H Adam Malik.

Di RS Universitas Sumatera Utara (USU) dokter spesialis mata ada, tetapi ruangan yang penuh.

Sedangkan di RSUP H Adam Malik, dokter mata sedang tidak ada.

"Kondisi membaik karena adanya benda tentu mengganggu. RS Adam malik sudah kami hubungi, bedah matanya tak ada, di USU ada, tapi ruangannya penuh."

Diketahui, seorang anak dibawah lima tahun (Balita) bernama Asmi Anggraini (4) warga Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan terpaksa dirawat di rumah sakit.

Ia diduga menjadi korban peluru nyasar gerombolan orang yang sedang tawuran di Medan Belawan, kemarin, Senin 5 Januari.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved