Berita Golkar Sumut
Alasan Yasir Ridho tak Tertarik Jadi Ketua Golkar Sumut, Dulu Saya Sudah Menang Tidak Jadi . . .
Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut akan digelar dalam waktu dekat ini. siapa yang akan menjadi ketua Golkar Sumut yang baru
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Salomo Tarigan
Ringkasan Berita:Musda Golkar Sumut
- Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut akan digelar Jnauari 2026
- Ketua Harian DPD Golkar Yasir Ridho tidak tertarik maju sebagai ketua Golkar Sumut.
- Musda Golkar digelar di tengah kontroversi pencopotan Ijeck dari Ketua DPD Golkar Sumut beberapa waktu lalu.
TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut XI akan digelar dalam waktu dekat ini.
Musda akan menentukan siapa yang akan menjadi ketua Golkar Sumut yang baru.
Pelaksanaan Musda Golkar Sumut akan dihadiri Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.
Ketua harian DPD Golkar Sumatera Utara Yasir Ridho Loebis mengaku tidak lagi tertarik maju sebagai ketua Golkar Sumut.
Yasir pun kembali mengingat kenangan saat dirinya yang terpilih berdasarkan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut pada tahun 2020 lalu.
Namun saat itu, justru DPP Golkar memilih Musa Rajekshah atau Ijeck sebagai ketua Golkar Sumut.
"Saya tidak maju sebagai ketua Golkar Sumut, tidak. Dulu saya sudah menang tidak jadi juga dilantik. Saya waktu itu sudah menang, walau tak dilantik. Ini kan dalam suasana membantu sahabat saya Doli makanya menjadi ketua harian Golkar Sumut," kata Yasir kepada tribun-medan, Selasa (6/1/2026).
Sebagai ketua harian, Yasir mengatakan diminta untuk membantu tugas tugas Doli untuk melaksanakan Musda Golkar ke XI.
Yasir pun menyanggupi permintaan itu. Dia pun mengaku terus melakukan komunikasi dengan seluruh pengurus Golkar di Sumut jelang Musda.
Mengenai dinamika yang terjadi jelang Musda Golkar, Yasir Ridho menilai hal itu lumrah terjadi.
Namun dia mengajak agar seluruh kader Golkar berpartisipasi dalam mensukseskan pemilihan ketua Golkar Sumut yang rencananya berlangsung dalam waktu dekat.
"Sebagai kader saya ajak agar ikuti datang sukseskan Musda Golkar dengan baik. Ikuti insyallah pemimpin kita terpilih. Tidak masalah, kemarin menang, kemudian tidak dipilih, tidak lagi pengurus, sekarang diajak jadi pengurus saya biasa saja. Musda ini kan terjadi tiap 5 tahun, pergantian pengurus itu biasa saja, Musda itu biasa," kata Yasir.
Yasir sendiri pada Musyawarah Daerah (Musda) Golkar ke X, merupakan calon ketua Golkar Sumut yang dipilih pengurus tingkat daerah Golkar kala itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/GOLKAR-SUMUT-Pengurus-Golkar-Sumatera-Utara.jpg)