Berita Viral
FAKTA-FAKTA Terbakarnya Rumah Ketua Majelis Hakim yang Menyidangkan Kasus Korupsi Jalan di Sumut
Sebuah kebakaran hebat melanda rumah Hakim Khamozaro Waruwu di Kompleks Taman Harapan Indah, Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.
Dalam kasus korupsi pembangunan jalan di Sumatera Utara, terdakwa Akhirun Piliang alias Kirun dan anaknya, Rayhan Dulasmi, diduga memberikan suap sebesar Rp 4,04 miliar kepada sejumlah pejabat, termasuk Topan Obaja Putra Ginting selaku Kepala Dinas PUPR Sumut dan Rasuli Efendi Siregar sebagai Pejabat Pembuat Komitmen di Unit Pelayanan Teknis Gunung Tua.
Suap tersebut merupakan commitment fee hingga 5 persen dari nilai kontrak pembangunan jalan Provinsi Sipiongot Batas Labuhanbatu dan Kutalimbaru Padang Lawas Utara senilai Rp 231 miliar.
Tanggapan Gubernur Sumut
Sementara, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku yang membakar rumah hakim Khamozaro Waruwu.
Dijelaskan Bobby Nasution, hal itu dilakukan apabila memang rumah hakim tersebut dibakar bukan terbakar.
"Kalau memang dibakar, mudah-mudahan pelaku segera ditangkap,"jelasnya usai menghadiri rapat dengan DPR RI di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (11/12/2025).
Sebagaimana diketahui, hakim Khamozaro Waruwu merupakan Ketua Majelis Hakim yang menyidangkan Topan Obaja Putra Ginting (TOP) terkait kasus korupsi jalan di Sumut yang dibongkar KPK.
Topan Ginting pernah mengemban amanah sebagai Pj Sekda Kota Medan sejak 13 Mei 2024 hingga 20 Februari 2025.
Sedangkan di posisi Kadis Pekerjaan Umum (sampai berganti nomenklatur menjadi Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga Bina Konstruksi/SDABMBK Medan), tak lama setelah Bobby dilantik sebagai Wali Kota Medan pada penghujung Februari 2021.
Setelah Bobby Nasution terpilih sebagai Gubernur Sumut, Topan Ginting kemudian diangkat sebagai Kadis PUPR Sumut.
Topan Ginting merupakan alumni STPDN tahun 2007.
Sejak bertugas sebagai ASN, pria kelahiran 7 April 1983 ini langsung bertugas di Pemko Medan.
Ia mengawali karir sebagai Kasubbag Protokol Bagian Umum Setdako Medan.
Setelah itu berpindah posisi sebagai Kepala Bidang Sandi di Diskominfo Medan.
Selanjutnya pada 2019 ia dipercaya sebagai Camat Medan Tuntungan, kecamatan yang bertetangga dengan Medan Selayang.
| Suami Istri Asal Pati Selamat dari Tragedi Bus ALS Vs Truk BBM, Berencana Cari Kerja di Medan |
|
|---|
| PENGAKUAN Kernet Bus ALS Oleng Karena Hindari Lubang Berakhir Adu Kambing dengan Mobil Tangki |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Bus ALS vs Truk BBM, Penjelasan Polisi dan PT ALS, 16 Korban Tewas, 4 Selamat |
|
|---|
| Legenda ALS Berakhir Tragis di 'Jalur Neraka' Jalinsum: Bus Tinggal Bangkai, 16 Nyawa Melayang |
|
|---|
| NAMA Sopir Bus ALS dan Mobil Tangki Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut, Kernet Turut Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PENYELIDIKAN-Kapolrestabes-Medan-Kombes-Pol-Jean-Calvjin-Simanjuntak-didampingi.jpg)