Berita Viral

DAFTAR Nama 4 Korban Tewas Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora, 750 Orang Mengungsi

Tragedi kebakaran sumur minyak ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA
Petugas menyemprotkan foam untuk memadamkan api di sumur minyak ilegal di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (22/8/2025). (KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA) 

Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan belasungkawa atas musibah ini dan menegaskan bahwa sumur minyak yang terbakar berada di atas lahan milik warga, namun aktivitas pengeboran masih berstatus ilegal.

Ia mengimbau masyarakat untuk mengurus izin terlebih dahulu sebelum melakukan pengeboran demi keselamatan bersama.

"Tentunya kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Prioritas utama kami adalah memadamkan api dan memastikan warga dalam kondisi aman," ujar Arief saat meninjau lokasi kebakaran.

Dukungan teknis juga datang dari Pertamina dan SKK Migas yang menyarankan metode pemadaman dengan mengurug sumur menggunakan tanah, dibantu ekskavator serta pantauan drone.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menyebut pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi dan akan melakukan penyelidikan mendalam setelah api berhasil dipadamkan.

Pengawasan terhadap aktivitas sumur minyak masyarakat akan diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.

Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya pengelolaan sumur minyak rakyat yang sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025.

Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat lebih memperhatikan aspek keamanan dan legalitas dalam menjalankan aktivitas pengeboran minyak.

Kronologi Kejadian Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora

Minggu, 17 Agustus 2025:

Sekitar pukul 11.30 WIB, terjadi ledakan di sumur minyak ilegal yang berada di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Ledakan memunculkan percikan api yang langsung menyambar ke rumah warga. Api membumbung tinggi disertai asap hitam pekat.

Senin, 18 Agustus 2025:

Bupati Blora Arief Rohman meninjau lokasi kebakaran dan menyampaikan bahwa sumur minyak yang terbakar berada di atas lahan milik warga dan berstatus ilegal. Ia menghimbau masyarakat untuk mengurus izin terlebih dahulu sebelum melakukan pengeboran.

Selasa, 19 Agustus 2025 - Jumat, 22 Agustus 2025:

Tim gabungan dari BPBD, Pemadam Kebakaran, Pertamina, TNI, Polri, dan relawan terus berupaya memadamkan api menggunakan berbagai metode, termasuk pengurugan tanah dengan bantuan ekskavator dan pantauan drone.

Sabtu, 23 Agustus 2025:

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved