Berita Medan
Rentetan Begal dan Curanmor Teror Warga Hamparan Perak, Motor NMAX hingga Scoopy Raib
Dalam kurun waktu 13 hari, sedikitnya lima kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dan pembegalan terjadi di sejumlah titik
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, HAMPARAN PERAK- Wilayah Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, tengah menjadi sorotan setelah maraknya aksi kejahatan jalanan dalam dua pekan terakhir pada Mei 2026.
Dalam kurun waktu 13 hari, sedikitnya lima kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dan pembegalan terjadi di sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Hamparan Perak, Polres Pelabuhan Belawan.
Rentetan aksi kriminal tersebut membuat warga resah, terutama para pekerja dan pengendara yang kerap beraktivitas pada malam hingga dini hari.
1. Motor Hilang Saat Transaksi di BRI Link
Kasus pertama terjadi pada Senin (4/5/2026) di Toko Grosir Fanan, Jalan Perintis Kemerdekaan, tepat di depan SPBU Hamparan Perak.
Korban merupakan seorang karyawan yang biasa disebut “Mekar”. Ia datang untuk menyetorkan uang hasil kutipan nasabah melalui layanan BRI Link yang tersedia di toko tersebut.
Pemilik toko, Dessy, mengatakan korban memang rutin datang setiap malam untuk melakukan transaksi.
“Memang setiap malam para petugas Mekar ini rutin menyetorkan uang nasabah di BRI Link grosir saya,” ujar Dessy kepada wartawan, Rabu (6/5/2026).
Korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat miliknya di halaman toko sebelum masuk untuk bertransaksi. Namun saat keluar, motor tersebut sudah hilang.
Diduga pelaku telah memantau situasi dan memanfaatkan kelengahan korban.
2. Dua Motor Raib di Perumahan Citra Rabanni Asri
Aksi pencurian kembali terjadi pada Senin (11/5/2026) di Komplek Perumahan Citra Rabanni Asri, Dusun 7, Jalan Darsono, Desa Hamparan Perak.
Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil membawa kabur dua unit sepeda motor sekaligus, yakni Honda Scoopy dan Honda Vario.
3. Pedagang Tempe Dibegal Saat Antar Dagangan
Seorang pedagang tempe bernama Agus, warga Desa Sei Baharu, menjadi korban pembegalan saat hendak mengantar dagangan pada Kamis (14/5/2026) dini hari.
Berdasarkan rekaman CCTV, peristiwa terjadi sekitar pukul 03.55 WIB di Jalan Perintis Kemerdekaan, Dusun 1 Pauh, tepatnya di depan PT Bukara.
Korban yang melintas seorang diri dipepet empat pelaku yang mengendarai sepeda motor. Para pelaku kemudian menghadang dan merampas Honda Vario milik korban.
Kapolsek Hamparan Perak, AKP Ridwanto Rumapea, membenarkan kejadian tersebut.
“Kami arahkan korban untuk membuat laporan di Polsek. Saat ini masih dilakukan penyelidikan,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
4. Warga Bumi Ayu Lestari Jadi Korban Begal
Aksi begal kembali terjadi pada Jumat (15/5/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Seorang warga Komplek Perumahan Bumi Ayu Lestari dibegal saat hendak pulang ke rumahnya di Jalan Kebun Baru, Dusun 3, Desa Hamparan Perak.
Korban dihentikan secara paksa oleh sekelompok pelaku di kawasan minim penerangan.
“Korban melintas di lokasi yang sepi dan gelap. Pelaku diduga sudah mengintai sebelum beraksi,” ujar seorang warga.
Warga setempat mengaku semakin khawatir dengan kondisi keamanan di wilayah mereka.
Mereka juga menilai patroli kepolisian masih minim, terutama pada jam-jam rawan.
“Kami sudah tidak merasa aman, bahkan untuk pulang ke rumah sendiri. Kami minta tim khusus dibentuk agar pelaku dan penadah segera ditangkap,” kata warga lainnya.
5. Pemuda Dibegal di Kawasan Kebun Tebu
Peristiwa terakhir terjadi pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di kawasan Taman Pasar 2, Desa Klumpang Kebun.
Korban, Dimas Agil Prastyo (23), warga Dusun 21 Gang Antara, Desa Klambir Lima Kebun, dibegal saat hendak berangkat kerja ke Pokphand KIM menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX hitam tahun 2022.
Menurut pengakuan korban, dua unit mobil tiba-tiba keluar dari jalan di kawasan kebun tebu.
Dari dalam mobil turun empat pria membawa parang panjang.
“Saya terkejut. Demi keselamatan, saya berhenti. Begitu melihat gerombolan begal mendekat, saya langsung mundur,” ujar Agil, Selasa (19/5/2026).
Dalam kondisi panik, korban lupa mencabut kunci kontak sehingga pelaku dengan mudah membawa kabur sepeda motornya.
Usai kejadian, Agil menumpang mobil pikap yang melintas untuk pulang sebelum akhirnya membuat laporan ke Polsek Hamparan Perak.
“Harapan saya motor itu bisa ditemukan kembali,” katanya.
Menanggapi maraknya aksi kriminal tersebut, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi menegaskan pihaknya akan memburu para pelaku.
“Tidak ada tempat bersembunyi bagi para pelaku di wilayah hukum Polsek Hamparan Perak, Polres Pelabuhan Belawan. Kami akan terus bekerja sampai ke mana pun juga,” tegasnya saat dikonfirmasi Tribun Medan, Rabu (20/5/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari.
“Jangan ragu melaporkan setiap kejadian ke polisi terdekat, baik di Polsek maupun Polres Pelabuhan Belawan,” pungkasnya.
(Cr9/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Tangis Pecah di PN Medan, Irwan Perangin-angin: Saya Hanya Jalankan Perusahaan |
|
|---|
| Stadion Teladan Masuk Radar Venue Piala AFF 2026, Rico Waas Minta Kursi Dipasang Full |
|
|---|
| Harkitnas 2026, Rico Waas Gaungkan Semangat Boedi Oetomo dan Literasi Digital |
|
|---|
| Lindungi 8.779 Pekerja Transportasi, Rico: Pemko Medan Bayari Iuran BPJS Driver Ojol |
|
|---|
| Rico Waas Jenguk Korban Begal di Medan, Jamin Berobat Gratis, Biaya Ditanggung Pemko |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kolase-4-lokasi-yang-menjadi-aksi-kejahatan-jalanan-seperti.jpg)