Berita Medan

Medan Jadi Percontohan APEKSI-Pijar Foundation, Potensi Besar jadi Metropolitan Berbasis Teknologi

Rico menjelaskan, sejumlah program strategis nasional saat ini tengah berjalan di Kota Medan.

Tayang:
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN
Wali Kota Medan, Rico Waas saat menerima audiensi Direktur Eksekutif sekaligus Sekretaris Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Alwis Rustam bersama jajaran Pijar Foundation di Balai Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyebut Kota Medan memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi kota metropolitan berbasis teknologi.

"Posisi Medan sebagai miniatur Indonesia sekaligus pintu gerbang wilayah barat Indonesia menjadi modal kuat untuk mendorong penerapan inovasi di berbagai sektor pembangunan," katanya Kamis (14/5/2026). 

Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Direktur Eksekutif sekaligus Sekretaris Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Alwis Rustam bersama jajaran Pijar Foundation di Balai Kota Medan

“Medan terus berkembang dengan segala potensi yang dimiliki. Karena itu, inovasi teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Rico.

Rico menjelaskan, sejumlah program strategis nasional saat ini tengah berjalan di Kota Medan.

Di antaranya pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditargetkan sebanyak 255 unit untuk menjangkau sekitar 700 ribu anak.

Selain itu, Medan juga menjadi lokasi pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) serta pengembangan sistem transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT).

“Dengan dukungan teknologi, berbagai program tersebut akan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Rico juga menyoroti persoalan banjir yang masih menjadi tantangan di Kota Medan. Menurutnya, ada dua penyebab utama banjir, yakni banjir kiriman dari daerah hulu dan banjir rob akibat pasang air laut.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Pemko Medan mendorong masyarakat memiliki kesiapsiagaan mandiri atau self emergency.

“Kita ingin masyarakat lebih siap menghadapi kondisi darurat, terutama di wilayah rawan banjir,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif/Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI Alwis Rustam mengatakan Kota Medan bersama Kota Malang dipilih sebagai daerah percontohan dalam program Pijar Foundation.

Direktur Inovasi Pijar Foundation, Cynthia Krisanti, menambahkan pihaknya akan membawa sejumlah solusi teknologi untuk mendukung pembangunan di Medan.

“Kami memiliki inovasi di bidang kesehatan, iklim, kebencanaan, layanan bagi lansia, hingga ketahanan pangan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, Medan diharapkan tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga menjadi kota yang lebih cerdas, tangguh, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. 

(Dyk/Tribun-Medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved