Medan Terkini
Ibu dan Anak Jadi Korban Begal Sadis di Medan Deli, Sang Ibu Kritis dan Motor Dibawa Kabur
Aksi begal sadis kembali meresahkan warga Kota Medan dengan menyasar pasangan ibu dan anak, Timoria Boru Sitorus dan Indah Boru Simangunsong.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi begal sadis kembali meresahkan warga Kota Medan dengan menyasar pasangan ibu dan anak, Timoria Boru Sitorus dan Indah Boru Simangunsong.
Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Dobi, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Kejadian bermula saat kedua korban berboncengan sepeda motor Scoopy dari rumah mereka di Medan Marelan menuju Pajak MMTC untuk berbelanja.
Saat melintas di Simpang Dobi, mereka dipepet oleh tiga pria tak dikenal yang mengendarai satu sepeda motor sambil mengacungkan senjata tajam jenis klewang.
Para pelaku melontarkan ancaman pembunuhan untuk memaksa korban menyerahkan kendaraan mereka di lokasi yang masih remang tersebut.
Timoria mengalami luka kritis setelah ditarik paksa oleh pelaku hingga wajahnya terhempas ke aspal, menyebabkan luka serius di area mata dan mulut.
Sementara itu, putrinya, Indah, menderita luka memar parah di kaki kiri setelah dipukul menggunakan besi oleh salah satu komplotan begal.
Setelah melumpuhkan kedua korban, para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban dan meninggalkan mereka dalam kondisi tak berdaya.
Keluarga Korban Terkendala Biaya RS, Kapolsek Medan Labuhan Enggan Berkomentar
Hingga Senin (11/5/2026), kondisi Timoria Boru Sitorus dilaporkan masih kritis dan memerlukan perawatan medis intensif di rumah sakit.
Pola Nainggolan, tetangga korban, mengungkapkan bahwa pihak keluarga kini mengalami kesulitan untuk menutupi biaya pengobatan yang terus membengkak.
"Ibunya sekarang masih di RS, tapi masih terbentur biaya. Sedangkan anaknya dirawat di rumah," ujar Pola saat memberikan keterangan kepada awak media.
Anak korban, Indah, saat ini menjalani perawatan mandiri di rumah sembari memulihkan trauma dan luka fisik akibat hantaman benda tumpul.
Kasus ini menjadi sorotan warga karena aksi kekerasan yang dilakukan para pelaku dinilai sangat nekat dan tidak berperikemanusiaan.
Di sisi lain, Kapolsek Medan Labuhan, AKP D Raja Putra Napitupulu, belum bersedia memberikan keterangan resmi terkait perkembangan pengejaran para pelaku.
| Lagi, Pom AL Gerebek Barak Narkoba di Belawan yang Dilengkapi CCTV hingga Dipantau Pakai HT |
|
|---|
| Dirlantas Polda Sumut Dimutasi Jadi Dirlantas Polda Metro Jaya, Penggantinya Masih Kosong |
|
|---|
| Dijadikan Tempat Konsumsi Sabu Bandit Jalanan, Gubuk Sarang Narkoba di Belawan Dimusnahkan Pom AL |
|
|---|
| Cerita Warga Medan Tuntungan yang Bikin Surat Terbuka untuk Maling, Seisi Rumah Ludes Dicuri |
|
|---|
| Pesan Pemilik kepada Maling yang Bobol Isi Rumahnya Sampai Habis di Medan, Kerugian Capai 500 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kondisi-ibu-dan-anak-yang-menjadi-korban-pembegalan-oleh-tiga-orang-pemuda-111.jpg)